Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa yang Dimaksud Anies soal Fase Genting Covid-19 Jakarta?

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMAD
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggelar apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/6/2021). Anies turut didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji.
|
Editor: Rendika Ferri Kurniawan

KOMPAS.com – Saat ini wilayah Jakarta disebut memasuki fase genting akibat penyebaran Covid-19.

Hal tersebut sebagaimana dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Jakarta memasuki fase amat genting,” ujar Anies seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (14/6/2021).

Lantas, apa yang dimaksud Jakarta memasuki fase genting penyebaran Covid-19?

Baca juga: Apa Itu Varian Covid-19 Alpha, Beta, dan Delta? Berikut Gejalanya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fase genting

Penyebutan fase genting yang disampaikan oleh Anies adalah adanya lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi secara signifikan yang dialami Jakarta belakangan ini.

Anies menyebut, usai libur Lebaran 2021 ini apabila tak dilakukan pengambilan tindakan guna menekan penularan Covid-19 maka Jakarta berpotensi mengalami kesulitan.

Menurut dia, kondisi ini berpotensi menyebabkan fasilitas kesehatan di DKI Jakarta akan kembali kolaps sebagaimana pada Februari 2021 lalu.

"Bila kita tidak melakukan tindakan, maka kita berpotensi menghadapi kesulitan karena fasilitas kesehatan mungkin akan menghadapi jumlah yang tak terkendali apabila pasien, apabila orang yang harus ditangani meningkat secara drastis," ucap dia.

Pihaknya menyampaikan selama dua pekan terakhir data keterisian tempat tidur isolasi dan ICU pasien Covid-19 melonjak dalam dua pekan terakhir.

Baca juga: Bertambah Lagi, Ini Daftar Terbaru 29 Daerah Zona Merah Covid-19

Keterisian rumah sakit capai 75 persen

Ia menyebut saat ini bed occupancy rate (BOR) di DKI sudah mencapai 75 persen dari kapasitasnya.

Adapun kasus aktif meningkat 50 persen dalam sepekan terakhir.

"Kasus aktif di Jakarta tanggal 6 Juni 11.500, dan hari ini menjadi 17.400, dalam seminggu mengalami penambahan 50 persen," kata dia.

Lonjakan kasus Covid-19 juga mulai terlihat pada membludaknya pasien di RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pada Selasa (15/6/2021) pukul 08.00 WIB, jumlah pasien di RS Wisma Atlet telah mencapai setidaknya 5.400 orang.

Baca juga: Studi: Varian Delta Meningkatkan Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi