Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aktor Indra Brugman Mengidap Hipertiroid yang Sebabkan Badan Makin Kurus, Penyakit Apakah Itu?

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung
Artis sinetron Indra L Brugman saat diabadikan usai mengisi ssebuh acara televisi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2017).
|
Editor: Inten Esti Pratiwi

KOMPAS.com - Aktor Indra Brugman belakangan membagikan unggahan di media sosial Instagram bahwa dirinya tengah menderita hipertiroid.

Adapun penyakit ini menurutnya adalah alasan mengapa dirinya menjadi terlihat kurus saat ini.

“Akhirnya setelah melihat hasil darah disimpulkan saya mengalami hipertiroid
dan almarhumah mamah saya ternyata mengalami riwayat kesehatan yang sama,” ujarnya.

Lantas sebenarnya apa itu hipertiroid?

Mengenal hipertiroid

Sebagaimana dikutip dari Mayoclinic, hipertiroid terjadi saat kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroksin.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kelenjar tiroid sendiri merupakan kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu yang ada di pangkal leher.

Pada dasarnya kelenjar tiroid berfungsi untuk menghasilkan dua hormon utama yaitu tiroksin (T4) dan triiodothyronine (T3), yang mempengaruhi setiap sel dalam tubuh seseorang.

Ketika seseorang mengalami hipertiroid maka metabolime tubuh menjadi lebih cepat dari biasanya, hal ini bisa berdampak pada penurunan berat badan seseorang secara tidak disengaja.

Seseorang yang mengalami hipertiroid biasanya akan merasakan jantungnya berdetak lebih cepat dan tidak teratur.

Lebih lengkapnya, berikut ini sejumlah gejala yang muncul pada penderita hipertiroid:

Baca juga: Apakah Hipertiroid Bisa Sembuh?

Berbagai penyebab

Hipertiroid bisa muncul karena berbagai sebab. Salah satu penyebabnya yakni akibat adanya penyakit tertentu, seperti penyakit graves.

Dikutip dari NHS, penyakit graves adalah kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang tiroid sehingga menyebabkannya menjadi terlalu aktif.

Penyebab penyakit ini belum diketahui, namun umumnya disebabkan karena faktor keturunan, dan biasanya menyerang perempuan muda.

Penyebab yang lain yakni adanya nodul tiroid di mana hal ini mengakibatkan adanya benjolan yang berkembang di dalam tiroid.

Umumnya benjolan tersebut bersifat jinak, namun benjolan ini bisa memicu produksi hormon tiroid berlebih.

Baca juga: Apa Perbedaan Hipertiroid dan Hipotiroid?

Selain itu, peningkatan kadar iodium dalam tubuh akibat konsumsi obat tertentu juga bisa mengakibatkan seseorang memproduksi hormon tiroid berlebihan.

Obat-obatan tersebut yakni seperti amiodaron yang umumnya dipakai sebagai obat jantung.

Penyebab selanjutnya bisa karena tingginya zat human chorionic gonadotrophin dalam tubuh yang biasanya muncul pada tahap kehamilan kembar.

Selain itu bisa karena tiroiditis yakni pembengkakan kelenjar tiroid yang mengakibatkan produksi hormon tiroid ekstra.

Penyebab terakhir yakni karena adanya kanker tiroid, meskipun demikian, kondisi ini jarang terjadi.

Baca juga: Mengenal Tumor Kelenjar Tiroid, Gejala dan Penyebabnya...

Komplikasi yang bisa terjadi

Apabila seseorang memiliki hipertiroid maka sebaiknya mereka segera melakukan pemantauan kesehatan secara menyeluruh.

Hal ini karena hipertiroid memiliki sejumlah risiko komplikasi yakni:

  • Jantung
  • Tulang rapuh
  • Kulit merah, bengkak
  • Krisis tirotoksik

Komplikasi lainnya yakni bisa menimbulkan masalah pada mata atau yang dikenal dengan penyakit mata tiroid.

Masalah mata ini akan membuat penderitanya merasakan mata kering dan berpasir, terlalu peka cahaya, penglihatan kabur, hingga mata melotot.

Komplikasi lainnya yakni timbulnya masalah pada kehamilan seperti preeklamsia, keguguran, dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi