Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benarkah Tak Boleh Potong Kuku atau Rambut Sebelum Kurban Idul Adha?

Baca di App
Lihat Foto
MUH. AMRAN AMIR
Seorang relawan melakukan potong kuku terhadap anak-anak pengungsi korban banjir Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, kamis (23/07/2020).
|
Editor: Rendika Ferri Kurniawan

KOMPAS.com - Hari raya Idul Adha 1443 H/2022 tinggal menghitung hari.

Pemerintah telah menetapkan hari raya Idul Adha pada Minggu (10/7/2022), sedangkan Muhammadiyah pada Sabtu (9/7/2022).

Ketika hari raya Idul Adha tiba, umat Islam akan melakukan penyembelihan hewan kurban.

Namun, terdapat sebuah larangan yang mengatakan tidak boleh memotong kuku atau rambut sebelum melakukan kurban pada Idul Adha.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lantas, benarkah demikian? Bagaimana hukumnya?

Baca juga: Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah? Tanggal 8 atau 9 Juli 2022?

Penjelasan guru besar UIN

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Mas Said Surakarta Syamsul Bakri membenarkan adanya hadis yang melarang memotong kuku dan rambut sebelum kurban Idul Adha.

"Memang ada hadis itu, tapi ulama berbeda pendapat memahami hadis itu," kata Syamsul kepada Kompas.com, Jumat (8/7/2022).

Terdapat dua pendapat mengenai larangan memotong kuku dan rambut menurut para ulama.

Pertama, larangan memotong kuku dan rambut pada tanggal 1-10 Zulhijah sebelum kurban hanya khusus bagi umat Islam yang berkurban.

Kemudian yang kedua, sebagian ulama mengatakan larangan itu bukan untuk manusia, melainkan untuk memotong kuku dan rambut hewan yang akan dikurbankan.

Baca juga: Panduan Lengkap Pelaksanaan Kurban di Masa Wabah PMK

Hukum memotong kuku dan rambut sebelum kurban

Syamsul menjelaskan jika para imam juga memiliki perbedaan pendapat mengenai hukum melaksanakan potong kuku dan rambut sebelum kurban.

Menurut Imam Abu Hanafi hukumnya mubah atau memperbolehkan melakukan potong kuku dan rambut sebelum kurban.

Lalu, menurut Imam Syafii dan Imam Malik, yakni makruh atau tidak sampai diharamkan.

Sedangkan Imam Ahmad berpendapat jika memotong kuku dan rambut sebelum kurban merupakan sebuah larangan.

"Jadi berpeda pendapat, kalau makruh itu berarti itu larangan, tapi tidak sampai pada haram," jelas Syamsul.

Baca juga: Kapan Puasa Jelang Idul Adha 2022? Ini Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah

Saran untuk tidak memotong kuku dan rambut

Syamsul menyarankan kepada umat Islam di Indonesia untuk tidak perlu memotong kuku dan rambut sebelum penyembelihan hewan kurban.

Namun, apabila seseorang terpaksa harus memotong kuku atau rambut karena suatu alasan yang mendesak, hal tersebut tidak menjadi masalah.

"Tetapi bagi yang betul-betul kukunya memang harus dipotong, berpenyakit atau apa ya enggak masalah potong saja, karena ini bukan sesuatu yang sangat fundamental, larangannya tidak keras," ujarnya.

Selain itu, pada bulan Zulhijah ini umat Islam dapat mengamalkan ibadah sunnah yang paling utama, yakni:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi