Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral, Unggahan Sebut Penerima Beasiswa LPDP Tak Mau Pulang ke Indonesia

Baca di App
Lihat Foto
tangkapan layar akun @VeritasArdentur
ramai soal penerima lpdp tak pulang ke Indonesia
|
Editor: Rendika Ferri Kurniawan

KOMPAS.com - Unggahan twit menyebut penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak pulang ke Indonesia, viral di media sosial.

Twit sebagaimana diunggah oleh akun ini pada Kamis (28/7/2022). Dalam twit tersebut, pengunggah menyertakan tangkapan layar percakapan pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, tertulis bahwa banyak penerima beasiswa LPDP di Inggris yang tidak mau pulang ke Tanah Air.

Mereka lebih memilih untuk bekerja di luar negeri agar terhindar dari pajak.

Alasan lainnya, para penerima beasiswa LPDP itu ingin menyekolahkan anak mereka karena biaya sekolah di Inggris gratis.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Twit tersebut menjadi viral dan mendapat banyak komentar dari warganet.

"Ini mah gw sering banget lihat. LPDP dijadikan ajang buat emigrasi dibayarin negara," tulis akun ini.

"Setuju mending bnykin KIP kuliah buat masyarakat di luar DKI. Mnrt ponakan saya yg di UI, byk bgt tmn dia mahasiswa daerah yg gk tau bidikmisi & mrk beneran g mampu. Jd baru tau stlh keterima di UI. Smntr masy perkotaan ada yg culas ngaku2 miskin biar dpt kuliah jalur bidikmisi," ungkap akun ini.

"Coba gunakan sudut pandang lain, banyak juga lulusan LPDP balik kesini tapi disini tidak dimanfaatkan dengan baik, mereka harus memulai membangun jaringan lagi dan apply kemana2," kata warganet lainnya.

Hingga Jumat (29/7/2022), twit tersebu telah dikomentari oleh 1.190 warganet, dibagikan 13.000 akun, dan disukai 40.200 pengguna Twitter.

Baca juga: Link, Syarat, dan Cara Daftar Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2

Penjelasan LPDP

Saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Jumat (29/7/2022), Kepala Subdivisi Komunikasi LPDP Ari R. Kuncoro mengatakan, penerima beasiswa LPDP yang tak pulang ke Indonesia sama saja telah melanggar ketentuan yang berlaku.

Pasalnya, ketentuan yang tertera dalam Pedoman Umum Calon Penerima Beasiswa dan Penerima Beasiswa menyebutkan bahwa mereka wajib kembali ke Tanah Air usai menyelesaikan studinya.

"Penerima Beasiswa yang mendapatkan izin tertulis dari LPDP untuk melanjutkan studi S3 tidak akan menggugurkan kewajiban kembali. Kewajiban kembali ke Indonesia akan dihitung secara akumulatif," terang Ari.

Alumni penerima beasiswa LPDP wajib berada di Indonesia selambat-lambatnya 90 hari setelah tanggal kelulusan penerima beasiswa berdasarkan dokumen kelulusan resmi dari Perguruan Tinggi Tujuan.

Mereka yang tidak kunjung pulang ke Indonesia selama waktu yang ditetapkan, maka dinyatakan telah melanggar ketentuan kewajiban penerima beasiswa LPDP.

Baca juga: Beasiswa LPDP 2022 Tahap I, Apa Saja yang Didapat Penerima Beasiswa?

Bakal dikenakan sanksi dan denda

Ari menambahkan, pelanggar akan dijatuhi sanksi berupa surat peringatan jika dalam 30 hari berikutnya tidak juga kembali ke Indonesia.

Setelah pemberian surat peringatan, pelanggar akan dijatuhi sanksi dan denda apabila tak kunjung pulang ke Indonesia.

"Jika belum kembali dalam 30 hari setelah Peringatan, pelanggar akan langsung dijatuhi sanksi berat dengan pencabutan status sebagai Awardee LPDP dan wajib mengembalikan seluruh dana yang telah diperolehnya," tegas Ari.

Kemudian, Ari menegaskan terhadap pelanggar yang dengan sengaja berusaha mencari celah pelanggaran, maka pasti akan diketahui dan ditindak oleh LPDP.

Baca juga: Beasiswa LPDP 2022 Dibuka Hari Ini, Ini Jadwal, Booklet, dan Cara Daftarnya

Pencegahan pelanggaran

Untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran di mana penerima beasiswa LPDP tidak kembali ke Indonesia setelah studi, LPDP menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Kerja sama itu bertujuan untuk menelusuri keberadaan para penerima beasiswa LPDP.

Adapun bagi masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran atau menemui penerima beasiswa LPDP yang tidak pulang ke Tanah Air maupun pelanggaran lainnya, dapat melaporkan melalui Whistle Blower System wise.kemenkeu.go.id.

"LPDP terus meningkatkan rangkaian proses perbaikan dari mulai rekrutmen, sinergi dengan Dirjen Imigrasi, termasuk keterlibatan masyarakat sebagai Whistle Blower," tandas Ari.

Penjelasan lengkap mengenai sikap tegas LPDP ini juga telah disampaikan melalui media sosial di akun resmi @LPDP_RI, Kamis (28/7/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi