Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Omicron XBB 1.5 yang Sebabkan Lonjakan Kasus di AS? Simak Gejalanya

Baca di App
Lihat Foto
Shutterstock/Mayboon
Ilustrasi Omicron XBB, gejala Omicron XBB, tanda Omicron XBB, ciri-ciri Omicron XBB. Omicron XBB apakah berbahaya.
|
Editor: Sari Hardiyanto

KOMPAS.com – Varian baru virus corona yakni Omicron XBB 1.5 belakangan ramai menjadi sorotan dunia.

Pasalnya, varian ini mendominasi kasus baru di Amerika Serikat dan meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya gelombang infeksi di negara itu.

Dikutip dari Dailymail, XBB 1.5 ini memiliki julukan The Kraken, dan saat ini virus tersebut juga mulai banyak ditemukan di Inggris.

Baca juga: Booster Kedua, sampai Kapan Masyarakat Harus Vaksin Covid-19?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lantas sebenarnya apa itu Omicron XBB 1.5?

Mengenal varian Omicron XBB 1.5

XBB 1.5 adalah mutasi dari Omicron XBB yang merupakan strain yang pertama kali terdeteksi di India pada Agustus tahun lalu.

Strain induknya XBB, berasal dari penggabungan BA.2.10.1 dan BA.2.75 yang pernah menyebabkan kasus meningkat empat kali lipat di beberapa negara.

Adapun XBB 1.5 mendapatkan mutasi tambahan F486P yang membuatnya diperkirakan lebih mampu menangkal antibodi Covid-19 yang terbentuk usai vaksinasi maupun infeksi sebelumnya.

Baca juga: Kombinasi Vaksin Covid-19 Booster Kedua untuk Lansia, Apa Saja?


Baca juga: Penjelasan Kemenkes soal Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

Kasus Omicron XBB 1.5 meluas di Amerika

Dikutip dari BBC, ilmuwan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa XBB 1.5 memiliki keunggulan pertumbuhan dibandingkan semua subvarian yang terlihat sampai saat ini.

Meski demikian, mereka mengatakan tidak ada indikasi lebih berbahaya dibandingkan varian Omicron sebelumnya.

Akan tetapi, WHO mengatakan, mereka akan mencermati studi laboratorium dan data rumah sakit yang ada untuk lebih memahami terkait sub varian ini.

Baca juga: Lokasi Vaksin Covid-19 Booster Kedua untuk Lansia di Jakarta, Mana Saja?

Diketahui, kasus akibat variann Omicron XBB 1.5 sejauh ini juga terlihat meluas di AS.

Dikutip dari Time, pada 31 Desember 2022, XBB 1.5 menyumbang 40,5 persen dari kasus Covid-19 AS.

Adapun saat ini, menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC)  XBB 1.5 menyumbang sekitar 75 persen kasus baru.

Baca juga: Varian Covid-19 Omicron Merenggut Nyawa Anak-anak Sehat di Jepang

Gejala varian XBB 1.5

Belum diketahui pasti mengenai gejala XBB 1.5, namun sejumlah kasus menunjukkan gejala yang dialami mirip dengan strain Omicron sebelumnya.

Kebanyakan mereka yang terinfeksi varian XBB 1.5 akan mengalami gejala seperti pilek.

Adapun sejumlah gejala umum mereka yang terinfeksi Omicron, termasuk mereka yang terinfeksi XBB 1.5 yakni sebagai berikut:

  • Batuk terus-menerus
  • Demam
  • Kehilangan atau perubahan bau atau rasa
  • Sesak napas
  • Merasa lelah atau kekurangan energi
  • Nyeri atau nyeri otot
  • Sakit kepala yang berlangsung lebih lama dari biasanya
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Kehilangan selera makan
  • Diare
  • Merasa sakit

Baca juga: Sudah Masuk Indonesia, Simak Gejala Infeksi Covid-19 Omicron BF.7

Komisaris Departemen Kesehatan Masyarakat Chicago Allison Arwady mengatakan, gejala yang muncul sangat mirip dengan yang sudah-sudah.

"Saya pikir, jika ada (gejala) kami melihatnya sedikit lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki gejala yang lebih parah," kata Arwady dikutip dari NBC.

Ia mengatakan gejala yang parah akan lebih berpeluang muncul pada mereka yang tidak melakukan pembaruan vaksin.

"Jelas orang masih mendapatkan gejala yang parah, terutama jika mereka tidak up-to-date dengan vaksin mereka," paparnya.

Namun menurutnya jenis Covid yang disebabkan varian apa pun gejala umum yang terlihat biasanya hanya memiliki gejala seperti pilek.

"Lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami gejala seperti flu, atau gejala sakit serius, maupun demam tinggi," ungkapnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat: Sasaran, Waktu, Jenis dan Ketentuan Vaksin

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Fakta Seputar Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi