Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Cap Go Meh dan Kumpulan Link Twibbonnya

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.com/WASTI SAMARIA SIMANGUNSONG
Suasana malam perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (14/02/2022).
|
Editor: Sari Hardiyanto

KOMPAS.com - Cap Go Meh masih termasuk dalam rangkaian perayaan tahun baru Imlek.

Dilansir dari laman kemenag.go.id, Cap Go Meh dilaksanakan pada tanggal ke-15 bulan pertama tahun baru Imlek.

Cap Go Meh secara umum dikenal sebagai saat puncak sekaligus penutup dari rangkaian tahun baru Imlek.

Untuk mengetahui jadwal perayaan Cap Go Meh, dapat dihitung dari awal tahun baru Imlek.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahun ini, Imlek jatuh pada 22 Januari 2023 yang menandai awal tahun baru China.

Kemudian, tanggal ke-15 bulan pertama jatuh 5 Februari 2023, yang menandakan Cap Go Meh 2023 diselenggarakan pada Minggu, 5 Februari 2023.

Baca juga: Cap Go Meh, Tradisi Apa Saja yang Biasa Dilakukan?

Link twibbon Cap Go Meh 2023

Berikut kumpulan link twibbon bertema Cap Go Meh 2023:

  1. Link Twibbon Cap Go Meh 2023
  2. Link Twibbon Cap Go Meh 2023
  3. Link Twibbon Cap Go Meh 2023
  4. Link Twibbon Cap Go Meh 2023
  5. Link Twibbon Cap Go Meh 2023
  6. Link Twibbon Cap Go Meh 2023
  7. Link Twibbon Cap Go Meh 2023

Baca juga: Cap Go Meh, Sejarah dan Tradisi yang Mengiringinya


Sejarah Cap Gomeh

Diberitakan Kompas.com, perayaan Cap Go Meh atau festival lentera dapat ditelusuri hingga era Dinasti Han, yakni 206 sebelum Masehi (SM) sampai 220 Masehi.

Saat itu, para biksu Buddha menyalakan lentera pada hari ke-15 tahun baru Imlek untuk menghormati Sang Buddha.

Hal itu kemudian diadopsi oleh masyarakat umum dan menyebar ke seluruh China hingga bagian lain Asia.

Asal mula festival tersebut dikisahkan oleh sebuah legenda.

Adalah Kaisar Giok atau Jade Emperor (You Di), yang marah terhadap penduduk di sebuah kota karena membunuh angsa miliknya.

Baca juga: Apa Itu Cap Go Meh? Ini Arti, Sejarah, dan Perayaannya

Dia pun berencana untuk menghancurkan kota itu dengan cara membakarnya.

Namun, rencana tersebut digagalkan oleh peri, yang menyarankan orang-orang untuk menyalakan lentera di seluruh kota pada hari ketika Kaisar Giok membakar kota itu.

Kaisar Giok yang melihat cahaya berkobar dari lentera yang dipasang oleh penduduk, mengira bahwa kota itu telah dilalap api, sehingga dia membatalkan rencananya.

Dengan demikian, kota itu terhindar dari amukan Kaisar Giok.

Sebagai wujud rasa syukur, orang-orang terus memperingati momen tersebut setiap tahun dengan memasang lentera warna-warni di seluruh kota.

Baca juga: Imlek 2023 Tahun Kelinci, Ini Karakter dan Keberuntungan Tahun Kelinci

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Imlek, Kemeriahan yang Dulu Terlarang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi