Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tanaman yang Disukai Ular, Segera Cabut agar Tidak Jadi Sarangnya

Baca di App
Lihat Foto
Ular buluh kerdil
|
Editor: Rizal Setyo Nugroho

KOMPAS.com - Ular yang masuk ke dalam pekarangan rumah tentu bisa menggangu dan membahayakan, terlebih apabila ular tersebut berbisa. 

Oleh karena itu, perlu dibuat lingkungan yang aman agar mencegah ular masuk, baik di pekarangan maupun ke dalam rumah. 

Apabila memiliki halaman yang luas, periksa tanaman yang disukai ular dan bisa menjadi sarang tempat tinggal ular. 

Apa saja tanaman yang disukai ular dan bisa memancing ular datang?

Baca juga: Hati-hati, Tanaman Ini Bisa Menarik Perhatian Ular

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanaman yang disukai ular

Dilansir dari Kompas.com, berikut ini adalah beberapa tanaman yang disukai ular dan bisa memancing ular datang.

1. Bunga melati, cendana, dan wijayakusuma

Dikutip dari Homeguides, pohon melati disebut-sebut banyak disukai ular. Strukturnya yang rimbun membuat ular betah berdiam dan bersarang menunggu mangsanya

Ular juga tak melihat pohon melati sebagai sumber makanan karena ular bukan herbivora. Tetapi pohon melati bisa menjadi sumber makanan jika di sana didapati banyak kadal dan hewan-hewan tanah yang bisa dimangsa

Sementara dilansir dari Trinjal, disebutkan bahwa pohon cendana adalah salah satu tanaman yang disukai oleh ular.

Hal ini lkarena cendana adalah tanaman herbal yang teduh dan membuat sejuk hawa di sekitarnya. Selain itu, ular bisa bersembunyi di dekat tanaman wijaya kusuma, morning glory, dan rosemary.

2. Tanaman cedar atau aras

Tanaman lainnya yang disukai dan bisa menjadi tempat berdiamnya ular adalah jenis-jenis tanaman cedar.

Hal itu karena tanaman cedar memiliki bentuk daun unik yang disukai oleh ular.

Selain itu aroma dari daun aras juga diyakini disukai oleh indera penciuman ular.

3. Tanaman perdu

Ular selanjutnya juga disebut-sebut menyukai tanaman perdu untuk bersarang, terutama semak yang tumbuh lebih rendah, adalah sarang terbaik untuk ular.

Oleh karena itu jika tak dirawat dengan benar, tanaman ini bisa mengundang ular datang untuk membuat sarang.

Sebaiknya segera bersihkan halaman dan pekarangan rumah dari tanaman perdu yang bisa berpotensi mengundang ular. 

Baca juga: Tanda Ular Masuk Rumah, Penyebab, dan Cara Mencegahnya...

 

Cara menjauhkan ular dari halaman

Tanaman yang menarik ular adalah yang rimbun sehingga bisa dijadikan sarang, atau yang bisa menarik hewan-hewan yang menjadi mangsa ular.

Jadi jika Anda tetap ingin menanam jenis tanaman di atas, pastikan Anda menatanya dan membersihkannya secara rutin agar tanaman tak tumbuh rimbun sehingga digunakan sebagai sarang tikus.

Selanjutnya apabila ada tikus di sana, maka ular akan tertarik mendekat.

Jika ingin menanam berbagai jenis tanaman bunga, beri lava rock atau batuan vulkanik di sekitarnya. Beberapa jenis ular tak menyukai bebatuan yang bertekstur tajam.

Untuk menanam perdu, usahakan di area yang terbuka seperti pinggir jalan. Ular menghindari tempat-tempat yang terlalu terbuka.

Agar ular tak datang, hindari meletakkan mangkuk tempat makan kucing dan anjing di halaman. Bau dari makanan hewan peliharaan ini bisa terendus oleh ular.

Nah, itu lah sejumlah tanaman yang disukai ular yang sebaiknya segera dicabut dan dibersihkan dari halaman atau pekarangan rumah. 

Baca juga: Bukan dengan Menebar Garam, Ini Cara Tepat Mengusir Ular dari Dalam Rumah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi