Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil Aktor Eeng Saptahadi yang Meninggal karena Covid-19 dan Komplikasi Penyakit

Baca di App
Lihat Foto
INSTAGRAM @ratudewiimasy.
Artis Eeng Saptahadi.
|
Editor: Farid Firdaus

KOMPAS.com - Aktor senior Indonesia, Eeng Saptahadi meninggal dunia, Minggu (21/5/2023) malam.

Eeng Saptahadi meninggal di RS Primaya, Bekasi, Jawa Barat pukul 22.50 WIB.

"Telah berpulang ke Rahmat Allah Almarhum Bpk Eeng Saptahadi bin Abdul Hadi suami ibu Yani pada hari Minggu Pkl 23.30 di RS Primaya Bekasi," demikian pesan yang diterima wartawan, dilansir dari KompasTV.

"Atas nama keluarga mohon dimaafkan kesalahan almarhum Bapak Eeng semasa hidupnya lahir dan batin, terima-kasih atas doa dan supportnya selama almarhum sakit," lanjut pesan tersebut.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Profil Iqbal Pakula, Pesinetron Cinta Fitri yang Diduga Meninggal karena Gagal Napas dan Jantung

Kabar duka itu juga sempat diumumkan oleh rekan Eeng Saptahadi dalam sinetron Takdir Cinta yang Kupilih, Ratu Dewi Imasy.

"Innalilahi wainnaillaihi Raji'un, Turut Berduka Cita Yang Sedalam Dalamnya Atas Meninggalnya Mas Eeng Saptahadi. Semoga Amal Ibadah Beliau Diterima Oleh Allah SWT. Dan Semoga Beliau Ditempatka Diantara Orang - Orang Yang Beriman dan Beramal Shaleh ... Selamat Jalan Mas Eeng,” tulisnya dalam laman Instagram.

Menurut keterangan Cut Keke yang juga rekan di sinetron Takdir Cinta yang Kupilih, Eeng meninggal dunia karena Covid-19 dan kompliksi beberapa penyakit lainnya.

"Iya karena ternyata ada penyakit dan Mas Eeng kena Covid-19 juga," kata Cut Keke, dilansir dari Kompas.com, Senin (22/5/2023).

Jenazah Eeng Saptahadi akan dimakamkan di TPU Cipenjo, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (22/5/2023) siang.

Baca juga: Alisia Rininta Sudah Anggap Eeng Saptahadi seperti Ayahnya Sendiri

Profil Eeng Saptahadi

Eeng Saptahadi memiliki nama asli Muhammad Jueri Saptahadi. Ia lahir pada 15 Februari 1958 di Indramayu, Jawa Barat.

Dilansir dari Kompas.com, Senin (22/5/2023), dia mengawali debut aktingnya pada 1983 dengan film berjudul Senjata Rahasia Nona.

Eeng mulai kondang ketika bermain dalam serial Penginapan Bu Broto bersama Dewi Yull, Ida Leman, dan Mang Udel yang ditayangkan di TVRI pada tahun 1980-an.

Sosoknya semakin dikenal ketika berperan sebagai ayah Jojo dalam film Joshua Oh Joshua.

Sebelum meninggal dunia, Eeng sempat bermain sinetron Takdir Cinta yang Kupilih berperan sebagai Ashraf.

Baca juga: Eeng Saptahadi Meninggal Dunia karena Covid-19 dan Komplikasi Penyakit Lainnya

Berkiprah 40 tahun di dunia akting

Dihitung dari debutnya, Eeng sudah 40 tahun berkarya di dunia akting.

Sejak tahun 80-an, Eeng sama sekali tidak pernah beralih profesi.

Ia sempat mengungkapkan rahasianya mampu bersaing dengan talenta-talenta muda yang terus bermunculan.

"Saya berusaha untuk tidak termakan oleh sebuah era," ujarnya, dilansir dari KompasTV.

Baca juga: Siapa David Jacobs yang Ditemukan Meninggal di Dekat Stasiun Gambir?

Eeng mengaku tidak pernah memilih peran. Prinsipnya, segala peran menjadi medianya untuk belajar dan mempertajam ilmu.

Terbukti, ia beberapa kali sukses memerankan sosok peran antagonis.

Keteguhan itu membuat Eeng sempat mendapat nominasi sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia melalui film Semua Sayang Kamu pada 1989.

(Sumber: Kompas.com/Cynthia Lova, Dian Nita, Ady Prawira Riandi | Editor: Tri Susanto Setiawan, Desy Afrianti, Andi Muttya Keteng Pangerang).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi