Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

22 Kata-kata Inspiratif Putri Diana, Sosok Pejuang Kemanusiaan

Baca di App
Lihat Foto
Wikimedia/John Mathew Smith
Ilustrasi Putri Diana.
|
Editor: Rizal Setyo Nugroho

KOMPAS.com - Putri Diana Lady Diana merupakan salah satu pejuang kemanusian dunia.

Lahir pada 1997 di Inggris dengan nama Diana Frances Spencer, ia adalah istri pertama Pangeran Charles, serta ibu dari Pangeran William dan Pangeran Harry.

Dikutip dari Bioghrapy, Putri Diana muda dikenal sebagai seorang pemalu. Namun, ia menunjukkan ketertarikannya pada musik dan menari.

Ia menjadi Lady Diana Spencer setelah ayahnya mewarisi gelar Earl Spencer pada tahun 1975.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: 4 Rekomendasi Film Dokumenter Tentang Lady Diana

Putri Diana menyukai anak-anak

Putri Diana sangat menyukai anak-anak. Tak heran, ia pernah bekerja sebagai asisten di Taman Kanak-kanak Young England, setelah menyelesaikan sekolah di Institut Alpin Videmanette, Swiss.

Pertemuannya dengan Pangeran Charles terjadi pada 1977 dan keduanya melangsungkan pernikahan pada 1981.

Sayangnya, pernikahan mereka hanya bertahan 11 tahun ketika mereka bercerai pada akhir 1992.

Setelah perceraiannya, Diana mengabdikan dirinya untuk putra-putranya dan melakukan upaya amal. Termasuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya sisa ranjau darat di Angola yang dilanda perang.

Putri Diana meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Paris, Perancis pada 31 Agustus 1997. Berita kematiannya yang tiba-tiba dan mengejutkan dunia, memicu kesedihan publik secara global.

Kata-kata inspiratif Putri Diana

Berikut 22 kata-kata inspiratif Putri Diana, sosok yang dikenal sebagai pejuang kemanusiaan:

  1. I don't go by the rule book (Saya tidak bekerja berdasarkan buku aturan)
  2. I lead from the heart, not the head (Saya memimpin dengan hati, bukan dengan kepala)
  3. The greatest problem in the world today is intolerance. Everyone is so intolerant of each other (Masalah terbesar di dunia saat ini adalah intoleransi. Semua orang sangat tidak toleran satu sama lain)
  4. Whoever is in distress can call on me. I will come running wherever they are (Siapa pun yang berada dalam kesulitan dapat memanggil saya. Saya akan datang berlari ke mana pun mereka berada)
  5. I’d like to be a queen in people’s hearts (Saya ingin menjadi ratu di hati orang-orang)
  6. When you are happy you can forgive a great deal (Saat Anda bahagia, Anda bisa memaafkan banyak hal)
  7. I like to be a free spirit. Some don't like that, but that's the way I am (Saya ingin menjadi roh yang bebas. Beberapa orang tidak menyukai hal itu, tapi itulah saya)
  8. The biggest disease the world suffers from in this day and age is the disease of people feeling unloved (Penyakit terbesar yang diderita dunia saat ini adalah penyakit orang yang merasa tidak dicintai)
  9. Helping people in need is a good and essential part of my life, a kind of destiny (Membantu orang yang membutuhkan adalah bagian yang baik dan penting dalam hidup saya, semacam takdir)
  10. Only do what your heart tells you (Lakukanlah apa yang dikatakan oleh hati Anda)
  11. I want to do, not just to be (Saya ingin melakukan, bukan hanya menjadi)
  12. Being a princess isn't all that it's cracked up to be (Menjadi seorang putri tidak seperti yang dibayangkan)
  13. Everyone needs to be valued. Everyone has the potential to give something back (Setiap orang perlu dihargai. Setiap orang memiliki potensi untuk memberikan sesuatu kembali)
  14. If men had to have babies, they would only ever have one each (Jika pria harus memiliki bayi, mereka hanya akan memiliki satu bayi)
  15. You can’t comfort the afflicted with afflicting the comfortable (Anda tidak bisa menghibur yang menderita dengan menyiksa yang nyaman)
  16. Hugs can do great amounts of good, especially for children (Pelukan dapat memberikan banyak kebaikan, terutama untuk anak-anak)
  17. It took a long time to understand why people were so interested in me (Butuh waktu lama untuk memahami mengapa orang-orang begitu tertarik pada saya)
  18. I will fight for my children on any level so they can reach their potential (Saya akan memperjuangkan anak-anak saya pada tingkat apa pun sehingga mereka dapat mencapai potensi mereka)
  19. A mother’s arms are more comforting than anyone else’s (Pelukan seorang ibu lebih menenangkan daripada pelukan orang lain)
  20. There’s no better way to dismantle a personality than to isolate it (Tidak ada cara yang lebih baik untuk membongkar kepribadian selain mengisolasinya)
  21. People think that at the end of the day a man is the only answer. Actually, a fulfilling job is better for me (Banyak orang berpikir bahwa pada akhirnya, pria adalah satu-satunya jawaban. Sebenarnya, pekerjaan yang memuaskan lebih baik bagi saya)
  22. Anywhere I see suffering, that is where I want to be, doing what I can (Di mana pun saya melihat penderitaan, di situlah saya ingin berada, melakukan apa yang saya bisa). 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi