Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Kantuk Kerap Melanda Saat Membaca Buku?

Baca di App
Lihat Foto
PEXELS/PIXABAY
Ilustrasi buku.
|
Editor: Ahmad Naufal Dzulfaroh

KOMPAS.com - Buku adalah jendela dunia. Selain menambah wawasan, membaca buku juga memiliki sejumlah manfaat lain, seperti memperkuat daya ingat, serta meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Dengan kemajuan zaman, membaca buku kini semakin mudah, lantaran bisa diakses secara digital melalui gawai atau laptop.

Sayangnya, rasa kantuk yang datang secara tiba-tiba kerap menjadi penghalang untuk membaca buku dalam durasi lama.

Kondisi ini terjadi bahkan tak lama setelah kita membuka buku.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lantas, mengapa rasa kantuk kerap datang ketika kita sedang membaca buku?

Baca juga: Cara Akses Buku Gratis di Laman Kemendikbud, Ada Buku Apa Saja?


Berkaitan dengan posisi membaca

Ahli saraf kognitif, dr Christian Jarrett mengatakan, salah satu penyebab kantuk ketika membaca buku berkaitan dengan posisi seseorang.

"Biasanya, saat kita membaca, kita melakukannya dalam posisi yang nyaman," ujar Jarrett, dikutip dari BBC Science Focus.

Posisi nyaman yang dimaksud adalah duduk atau berbaring, sembari melakukannya di tempat yang tenang.

Selain itu, seseorang sering kali melakukannya di penghujung hari atau setelah menjalani aktivitas yang menghabiskan banyak energi.

"Semua itu berkontribusi pada kondisi relaksasi dan kantuk," ucapnya.

Baca juga: Stephen Rubin Penerbit Buku The Da Vinci Code Meninggal Dunia

Mengalihkan fokus dunia luar

Sementara itu, ahli saraf dari American Academy of Sleep Medicine, dr Raman Malhotra mengatakan, alasan utama membaca bisa menyebabkan kantuk adalah pikiran yang tenang, sehingga mengalihkan fokusnya dari kesibukan apa pun.

“Bagi banyak orang, membaca bisa membuat rileks dan menyenangkan, yang dapat menempatkan pikiran dan tubuh Anda dalam pola pikir atau suasana hati yang tepat untuk pergi tidur,” ujarnya, dikutip dari Mental Floss.

Saat membaca, jelas Raman, konsentrasi diperlukan untuk setiap kata, sehingga seseorang bisa merasa lelah, terutama ketika buku yang dibaca merupakan buku yang tebal.

Selain itu, membaca baris demi baris juga bisa membuat seseorang ingin mengistirahatkan matanya.

Oleh sebab itu, sebenarnya membaca menjadi aktivitas yang bagus untuk dilakukan saat seseorang ingin cepat tertidur.

Baca juga: Apa Dampak Negatif jika Generasi Muda tidak Suka Membaca Buku?

Cara mengatasi kantuk saat membaca

Untungnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kantuk saat membaca buku. Simak tips berikut:

1. Lakukan di waktu terjaga

Dikutip dari Thoughtco, setiap orang memiliki ritme masing-masing dalam menghabiskan waktunya.

Karena itu, jika seseorang terbiasa terjaga di malam hari, membaca buku saat malam mungkin bagus untuk dilakukan agar tak mengantuk.

Apabila terbiasa terjaga pada pagi hari, cobalah untuk membaca di pagi hari.

2. Perhatikan tempat membaca

Bagi sebagian orang, ketika belajar di tempat yang juga dikaitkan dengan tidur atau relaksasi, seperti kamar tidur, mereka cenderung mengantuk.

Namun, jika Anda memisahkan tempat bekerja dan tempat beristirahat, pikiran akan bisa mulai menyesuaikan diri.

Pilih tempat belajar, seperti perpustakaan, kafe, atau ruang kelas tertentu, untuk dikunjungi berulang kali saat Anda membaca.

Baca juga: 4 Manfaat Membaca Buku Sebelum Tidur

3. Minum kopi

Konsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti kopi bisa menolong seseorang tetap terjaga saat membaca buku.

Kafein dapat menghambat efek adenosin, sehingga menghentikan timbulnya rasa kantuk akibat adenosin.

4. Suasana dingin

Rasa dingin akan membuat Anda lebih waspada dan terjaga, sehingga dapat menyelesaikan esai atau novel tersebut.

Rangsang indra Anda dengan belajar di ruangan yang dingin, mencuci muka dengan air dingin, atau meminum segelas air es.

Baca juga: Membaca Buku Fisik atau Digital, Mana yang Lebih Asyik?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi