Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tentara Israel Disengat Ratusan Tawon Saat Lakukan Operasi Militer di Jalur Gaza

Baca di App
Lihat Foto
AFP/MENAHEM KAHANA
Tentara Israel menunggangi tank di dekat perbatasan Jalur Gaza, Palestina, pada 31 Desember 2023 saat perang Israel-Hamas.
|
Editor: Inten Esti Pratiwi

KOMPAS.com - Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF) mengalami insiden yang tak biasa saat mereka melakukan operasi militer di wilayah Jalur Gaza bagian selatan.

Sebanyak 12 pasukan Israel terluka dan segera dilarikan ke rumah sakit usai disengat ratusan tawon pada Jumat (10/5/2024).

Pusat Medis Sheba di Tel Aviv melaporkan, 10 tentara telah tiba di rumah sakit untuk perawatan.

Selanjutnya, beberapa dari mereka dipindahkan ke unit perawatan intensif.

Dikutip dari The Jerusalem Post, rumah sakit menekankan bahwa semua tentara dalam kondisi baik dan tidak ada tentara yang mengalami kondisi kritis atau kondisi yang membahayakan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Alasan Israel Tolak Proposal Gencatan Senjata yang Disetujui Hamas


Insiden yang sangat langka

Insiden belasan tentara Israel yang disengat oleh ratusan tawon itu terjadi di tengah operasi Brigade Selatan Divisi Gaza di daerah perbatasan, di seberang komunitas Israel di Nirim, dikutip dari The Times of Israel, Jumat (10/5/2024).

Militer Israel mengatakan, saat itu sebuah tank melaju di atas sarang tawon besar dan menabraknya.

Segerombolan tawon yang berada di sarang tersebut tampak marah dan kemudian menyerang serta menyengat para tentara Israel.

Direktur Pusat Medis Darurat Sheba, Dr. Avi Ironi mengatakan, beberapa tentara yang terkena sengatan tawon tersebut menderita reaksi alergi.

Ia mengaku belum pernah menangani insiden massal seperti itu sebelumnya.

"Beberapa dari mereka mengembangkan reaksi alergi terhadap sejumlah besar sengatan yang mereka hadapi. Perawatan intensif, anestesi, perawatan toksikologi, dokter mata, dan semua orang terlibat di sini," ujar Ironi.

"Ada laporan kasus yang semakin buruk, jadi kami bermaksud untuk memantau mereka agar tidak menjadi lebih buruk dan tidak ada kerusakan sistemik. Mereka akan tetap berada di bawah pengamatan untuk melihat bahwa kondisi mereka stabil," tambahnya.

Adapun, Ironi menilai bahwa insiden tersebut merupakan kejadian yang langka, yaitu saat ratusan tawon menyerang satu orang di satu waktu.

"Saya belum pernah melihat kasus serupa dari ratusan lebah yang menyerang satu orang. Saat ini, tidak ada bahaya bagi kehidupan siapa pun, dan mereka berada di tempat yang paling aman," ungkap dia.

Sebelumnya, tank-tank Israel dilaporkan telah menguasai jalanan utama yang membagi bagian timur dan barat wilayah Rafah di Jalur Gaza pada Jumat (10/5/2024).

Adapun, perang di Jalur Gaza bermula pada 7 Oktober 2023, yang didahulu dengan serangan Hamas ke Israel yang menyebabkan lebih dari 1.170 orang meninggal dunia.

Atas tindakan tersebut, Israel kemudian membalas serangan Hamas yang menewaskan lebih dari 34.789 warga Gaza, termasuk warga sipil yang mayoritas adalah wanita dan anak-anak.

Baca juga: Demonstran Israel Blokir Jalan dengan Batu, Truk Bantuan ke Gaza Tak Bisa Lewat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi