KOMPAS.com - Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono pada Pilkada Jakarta 2024.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, keputusan tersebut diambil oleh gabungan partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
"Gabungan partai koalisi KIM Plus menunjuk Ahmad Sahroni menjadi Ketua Tim Pemenangan RK-Suswono di DKI Jakarta," ungkap Dasco, Minggu (8/9/2024).
Berikut profil Ahmad Sahroni yang jadi Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono?
Baca juga: Anies Punya Elektabilitas Tinggi tapi Gagal Ikut Pilkada Jakarta 2024, Pengamat Ungkap Penyebabnya
Profil Ahmad Sahroni
Pria yang lahir di Tanjung Priok, Jakarta, ini tumbuh besar dari keluarga yang sederhana.
Sebelum terjun ke dunia politik, ia pernah bekerja sebagai tukang semir sepatu untuk meringankan beban ekonomi keluarga.
Sahroni juga pernah menjadi sopir antar jemput anak sekolah, sopir perusahaan pengisian bahan bakar minyak, dan tukang cuci piring di kapal pesiar asing.
Dari pekerjaannya, kariernya mulai naik secara perlahan, mulai dari posisi staf hingga kepala operasional.
Bahkan, pada 2005-2014, ia tercatat sebagai Direktur Utama PT Ekasamudera Lima dan Direktur Utama PT Ruwanda Setya Abadi pada 2008-2013.
Saat ini, Sahroni yang menjabat sebagai anggota DPR RI itu dikenal sebagai “crazy rich” Tanjung Priok, dilansir dari Kompas.com, Rabu (5/1/2022).
Baca juga: Pramono Anung, Menteri Jokowi dan Orang Dekat Mega yang Diusung PDI-P di Pilkada Jakarta
Karier politik Ahmad Sahroni
Ia mengawali karier politiknya dengan bergabung dengan Partai Nasdem dan sukses menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada periode 2014-2019.
Pada periode 2019-2024, ia kembali terpilih menjadi anggota DPR RI dan menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem.
Di luar jabatan politiknya, Ahmad Sahroni pernah ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan.
Baru-baru ini, Sahroni meraih gelar doktor di bidang Ilmu Hukum dari Universitas Borobudur pada Minggu (8/9/2024).
Sahroni mengaku bersyukur dan berharap agar disertasinya yang berjudul Pemberantasan Korupsi melalui Prinsip Ultimum Remedium: Suatu Strategi Pengembalian Keuangan Negara, bisa menjadi strategi efektif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Di negara kita ini, korupsi masih merajalela. Saya berharap melalui disertasi ini, ke depannya kita lebih mengutamakan pengembalian kerugian negara daripada terus fokus pada hukuman pidana penjara," ungkap Sahroni, dikutip dari Kompas.com, Minggu (8/9/2024).
(Sumber: Kompas.com/ Adhyasta Dirgantara, Kiki Safitri, Fitria Chusna Farisa | Editor: Fitria Chusna Farisa, Ardito Ramadhan)
Baca juga: Perbandingan Harta Ridwan Kamil-Suswono Vs Pramono-Rano Karno yang Maju Pilkada Jakarta 2024
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.