KOMPAS.com - Tumor adalah benjolan akibat pertumbuhan jaringan abnormal di dalam tubuh.
Tumor bisa muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk otak.
Seiring waktu, tumor di otak dapat berkembang semakin besar dan membahayakan fungsi otak.
Dilansir dari Mayo Clinic, tumor dibagi menjadi dua jenis utama, yakni tumor jinak dan tumor ganas. Tumor ganas inilah yang dikenal sebagai kanker otak.
Meski tidak bersifat kanker, tumor jinak tetap bisa menimbulkan masalah serius.
Dalam jangka panjang, tumor jenis ini dapat menekan jaringan otak di sekitarnya. Sementara itu, tumor ganas bersifat lebih agresif, menyerang, dan menghancurkan jaringan otak.
Ukuran tumor otak pun bervariasi, dari yang sangat kecil hingga besar.
Beberapa kasus bisa terdeteksi lebih awal karena gejalanya muncul dengan jelas, meski ukuran tumor masih kecil.
Karena itu, mengenali tanda-tanda awal tumor otak sangat penting agar kondisi ini bisa ditangani sedini mungkin.
Lantas, apa saja tanda-tanda tumor otak yang tak boleh disepelekan?
Tanda tumor di otak
Tumor otak dapat menunjukkan berbagai gejala yang berbeda-beda, tergantung pada peningkatan tekanan di dalam tengkorak dan letak tumbuhnya tumor itu sendiri di dalam otak.
Menurut Cancer Research UK, gejala-gejala ini penting untuk dikenali sejak dini agar penanganan bisa segera dilakukan
Berikut penjelasannya:
Tanda-tanda akibat peningkatan tekananTengkorak diketahui terbuat dari tulang, sehingga ada sejumlah ruang yang tersedia sebagai wadah untuk otak.
Jika ada tumor otak yang tumbuh, maka lama-kelamaan akan meningkatkan tekanan di dalam tengkorak. Hal ini disebut peningkatan tekanan intrakranial.
Tanda atau gejala tumor otak di antaranya:
1. Sakit kepala
Sakit kepala memang merupakan keluhan yang umum dan seringkali tidak berbahaya. Namun, kondisi itu tetap saja bisa menjadi gejala masalah kesehatan yang lebih serius, termasuk tumor otak.
pada kasus tumor otak, sakit kepala bisa menjadi salah satu gejala awal yang patut dicurigai, terutama jika:
- Disertai rasa mual atau perasaan tidak enak badan
- Tiba-tiba muncul tanpa riwayat sebelumnya
- Sering membangunkan Anda dari tidur
- Disertai gangguan penglihatan seperti kilatan cahaya atau bintik hitam
- Semakin parah dari waktu ke waktu, terutama dalam hitungan minggu atau bulan
Jika mengalami sakit kepala dengan kondisi seperti ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
2. Kejang
Kejang dialami oleh mayoritas mereka yang menderita tumor otak.
Seseorang mungkin akan mengalami sentakan atau kedutan pada tangan, lengan, atau kaki.
Selain tumor otak, berbagai penyakit dapat menyebabkan kejang.
Oleh karenanya, penting bagi seseorang untuk segera menemui dokter atau pergi ke UGD jika mengalaminya.
Baca juga: Pria di India Ini Memiliki Tumor Seberat 17,5 Kg, Awalnya Mengeluh Sakit Perut
3. Mual dan muntah
Rasa mual atau muntah, terutama yang terjadi tanpa alasan jelas atau dipicu oleh perubahan posisi tubuh secara tiba-tiba, bisa menjadi salah satu tanda adanya tekanan dalam otak akibat pertumbuhan tumor.
Gejala ini biasanya tidak muncul sendirian, melainkan disertai dengan sakit kepala, lemas, dan gangguan penglihatan.
4. Mengantuk atau kehilangan kesadaran
Tumor otak dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial yang mengganggu aliran darah ke otak.
Akibatnya, seseorang bisa merasa sangat mengantuk, sulit fokus, hingga kehilangan kesadaran. Jika kondisi ini terjadi, segera cari pertolongan medis.
Baca juga: Tumor Disebut Bisa Menumbuhkan Gigi dan Rambut Sendiri, Benarkah?
5. Masalah di mata
Masalah pada penglihatan juga bisa menjadi gejala tumor otak, apalagi jika:
- Pandangan menjadi kabur atau samar
- Muncul benda-benda mengambang (floaters)
- Mengalami "penglihatan terowongan" atau hanya bisa melihat lurus ke depan
- Kehilangan kemampuan melihat ke arah samping, sehingga sering menabrak benda di sekitar
Jika gangguan penglihatan datang tiba-tiba atau semakin memburuk, jangan tunda untuk memeriksakan diri.
6. Perubahan kepribadian dan fungsi kognitif
Tumor otak juga bisa memengaruhi bagian otak yang mengatur emosi, kepribadian, dan cara berpikir. Gejalanya bisa berupa:
- Mudah bingung atau pelupa
- Sulit berpikir jernih atau menyusun kalimat
- Berubahnya perilaku atau sikap menjadi berbeda dari biasanya
Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan perubahan-perubahan ini tanpa sebab yang jelas, penting untuk segera mencari bantuan profesional.
Baca juga: Sering Dianggap Sama, Ini Beda Tumor dan Kanker yang Perlu Diketahui
Tanda-tanda akibat posisi tumorTumor otak dapat menimbulkan gejala yang berbeda, tergantung pada letaknya di dalam otak.
Area utama otak meliputi otak besar dan otak kecil. Otak besar sendiri dibagi menjadi 4 area yang disebut lobus, antara lain lobus frontal, lobus temporal, lobus parietal, dan lobus oksipital.
Ada juga area penting lainnya seperti batang otak, sumsum tulang belakang, kelenjar hipofisis, dan kelenjar pineal.
1. Tanda tumor lobus frontal
Lobus frontal mengontrol gerakan seperti berjalan dan merupakan bagian dari kepribadian, ini tandanya:
- Kesulitan berjalan
- Masalah dengan penglihatan dan kemampuan bicara
- Kelemahan pada satu sisi tubuh
- Perubahan kepribadian atau berperilaku dengan cara yang tidak biasanya lakukan
- Kehilangan penciuman.
2. Tanda tumor lobus temporal
Lobus temporal adalah tempat memproses suara dan tempat menyimpan memori, ini tandanya:
- Kehilangan memori jangka pendek
- Kesulitan mendengar dan berbicara
- Mendengar suara-suara di kepala.
Baca juga: Kisah Roshni Devi, Perempuan India 70 Tahun Sembuh dari Radang Sendi dengan Angkat Besi
3. Tanda tumor lobus parietal
Lobus parietal memungkinkan mengenali objek dan menyimpan pengetahuan tersebut, ini tandanya:
- Kesulitan berbicara dan memahami
- Masalah dengan membaca atau menulis
- Kehilangan rasa di salah satu bagian tubuh.
4. Tanda tumor lobus oksipital
Lobus oksipital memproses apa yang dapat lihat, ini tandanya:
- Perubahan dalam penglihatan
- Kesulitan untuk mengidentifikasi warna dan ukuran objek.
Baca juga: Kisah Viral Warganet Overdosis Anestesi Saat Operasi hingga Kejang dan Saraf Putus, Kok Bisa?
5. Tanda tumor otak kecil
Otak kecil mengontrol keseimbangan dan postur tubuh, ini tandanya:
- Masalah dengan koordinasi dan keseimbangan
- Pusing
- Sakit
- Gerakan mata yang tidak terkendali seperti berkedip-kedip.
6. Tanda tumor batang otak
Batang otak mengendalikan fungsi tubuh yang penting seperti pernapasan, ini tandanya:
- Kesulitan menelan dan berbicara
- Goyah dan kesulitan berjalan
- Penglihatan ganda.
7. Tanda tumor sumsum tulang belakang
Sumsum tulang belakang adalah kumpulan saraf panjang yang membentang dari otak ke bagian bawah punggung.
Tumor pada sumsum tulang belakang dapat menyebabkan rasa nyeri, mati rasa atau kelemahan di berbagai bagian tubuh.
Seseorang mungkin juga kehilangan kendali atas kandung kemih atau usus akibat kemunculan tumor di otak.
Baca juga: Kisah Pria Denmark yang Tewas akibat Pembengkakan Otak Setelah Minum Air Kelapa Busuk
8. Tanda tumor kelenjar hipofisis
Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon yang penting bagi fungsi tubuh, ini tandanya:
- Penambahan berat badan
- Infertilitas
- Perubahan suasana hati
- Tekanan darah tinggi
- Kadar gula darah tinggi (diabetes)
- Kebocoran ASI dari payudara saat Anda tidak sedang menyusui.
9. Tanda tumor kelenjar pineal
Kelenjar pineal menghasilkan hormon yang disebut melatonin, ini tandanya:
- Sakit kepala
- Sakit
- Kelelahan
- Penglihatan ganda
- Ketidakstabilan saat berjalan.
Baca juga: Kisah Pria di Irlandia Tewas Usai Terlalu Banyak Minum Air Sesuai Saran Medis, Kok Bisa?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.