KOMPAS.com - Sejumlah negara di dunia memiliki harga rumah yang relatif murah jika dibandingkan negara lain.
Hal ini dapat terjadi karena rasio antara pendapatan rata-rata dengan harga rumah di negara tersebut tidak terlalu besar. Semakin rendah rasio harga rumah terhadap rata-rata pendapatan, semakin terjangkau pula harga rumah di negara tersebut.
Adapun laporan terbaru Best Brokers membandingkan harga rumah di 62 negara pada 2024. Mereka melihat harga rumah per meter persegi dalam dollar AS per 10 September yang diterbitkan oleh Numbeo.
Data itu kemudian disandingkan dengan pendapatan rata-rata orang yang bekerja untuk mengidentifikasi negara dengan harga rumah yang paling terjangkau.
Laporan tersebut menemukan, harga rumah paling terjangkau di dunia pada 2024 ternyata berada di negara-negara maju dengan standar hidup yang tinggi.
"Kami menghitung rasio harga rumah riil terhadap gaji tahunan riil dan menemukan bahwa beberapa properti hunian termahal tidak berada di negara maju dengan standar hidup yang tinggi," dikutip dari laman Best Brokers (15/2/2025).
"Tetapi, justru di negara-negara dengan perekonomian yang lebih kecil di mana biaya rumah mungkin rendah tetapi pendapatan rata-rata penduduknya juga rendah," tambahnya.
Lantas, mana saja negara dengan harga rumah paling terjangkau dan paling tidak terjangkau menurut Best Brokers?
Baca juga: Indonesia Peringkat 4 Harga Rumah Paling Tidak Terjangkau di Dunia, Kok Bisa?
10 Negara dengan harga rumah paling tidak terjangkau
Dengan rasio harga rumah terhadap pendapatan sebesar 81,45 persen, Turkiye adalah negara dengan harga rumah paling tidak terjangkau pada 2024.
Hal ini disebabkan karena tingkat inflasi yang diproyeksikan sangat tinggi, sebesar 55 persen dari tahun ke tahun.
Upah bulanan rata-rata di Turkiye diperkirakan sebesar 549 dollar AS (sekitar Rp 8,9 juta), yang jika ditotal menjadi sekitar 6.588 dollar AS per tahun (sekitar Rp 107 juta).
Namun, karena tingginya perkiraan inflasi untuk periode yang sama, gaji riil di Turkiye turun jadi 2.965 dollar AS (sekitar Rp 48,9 juta).
Sementara itu, Indonesia masuk peringkat 4 negara dengan harga rumah paling tidak terjangkau di dunia tahun 2024.
Hal ini merujuk pada harga rumah rata-rata di Indonesia yaitu 1.111 dollar AS per meter persegi (sekitar Rp 18,3 juta) dan gaji tahunan rata-rata 2.300 dollar AS (sekitar Rp 37,9 juta).
Adapun, rasio harga rumah di Indonesia terhadap pendapatan mencapai 48,35 persen. Ini artinya, hampir setengah penghasilan setahun habis hanya untuk membeli satu meter persegi rumah.
Selengkapnya, berikut negara dengan harga rumah paling tidak terjangkau:
Negara | Harga rumah rata-rata (per meter persegi) | Gaji tahunan rata-rata | Rasio harga rumah terhadap pendapatan | |
1. | Turkiye | ± Rp 39.842.560 | ± Rp 48.906.900 | 81,45 persen |
2. | Nepal | ± Rp 23.992.890 | ± Rp 40.655.670 | 59,04 persen |
3. | India | ± Rp 23.480.150 | ± Rp 47.088.755 | 49,86 persen |
4. | Indonesia | ± Rp 18.346.680 | ± Rp 37.944.555 | 48,35 persen |
5. | Armenia | ± Rp 46.349.985 | ± Rp 100.499.685 | 46,12 persen |
6. | Korea Selatan | ± Rp 170.254.590 | ± Rp 439.771.935 | 38,71 persen |
7. | Peru | ± Rp 26.176.425 | ± Rp 79.269.905 | 33,01 persen |
8. | Republik Dominika | ± Rp 22.631.905 | ± Rp 77.872.245 | 29,06 persen |
9. | Brasil | ± Rp 22.812.240 | ± Rp 81.170.100 | 28,10 persen |
10. | Chile | ± Rp 37.655.640 | ± Rp 134.426.315 | 28,01 persen |
Baca juga: Bagaimana Seharusnya Obat Dibuang di Rumah? Ini Penjelasan Guru Besar UGM
10 Negara dengan harga rumah paling terjangkau
Sementara itu, jika melihat negara-negara dengan harga rumah paling terjangkau, di dalam daftar ada Amerika Serikat.
Negara ini secara mengejutkan berada di posisi kedua setelah Afrika Selatan dengan rasio harga rumah terhadap pendapatan hanya 6,50 persen.
Berikut daftar lengkap negara dengan harga rumah paling terjangkau:
Negara | Harga rumah rata-rata (per meter persegi) | Gaji tahunan rata-rata | Rasio harga rumah terhadap pendapatan | |
1. | Afrika Selatan | ± Rp 15.889.500 | ± Rp 255.651.000 | 6,22 persen |
2. | Amerika Serikat | ± Rp 53.130.000 | ± Rp 816.162.500 | 6,50 persen |
3. | Bahrain | ± Rp 34.369.500 | ± Rp 411.939.000 | 8,34 persen |
4. | Denmark | ± Rp 83.523.000 | ± Rp 843.150.000 | 9,91 persen |
5. | Irlandia | ± Rp 75.289.500 | ± Rp 717.733.500 | 10,49 persen |
6. | Swedia | ± Rp 75.784.500 | ± Rp 674.173.500 | 11,24 persen |
7. | Spanyol | ± Rp 52.948.500 | ± Rp 467.841.000 | 11,32 persen |
8. | Belgia | ± Rp 62.030.000 | ± Rp 552.941.500 | 11,42 persen |
9. | Siprus | ± Rp 46.645.500 | ± Rp 394.449.000 | 11,83 persen |
10. | Norwegia | ± Rp 90.370.500 | ± Rp 758.472.000 | 11,92 persen |
Baca juga: Anak Bakar 13 Rumah karena Terinspirasi Game, Psikolog Beri 5 Saran Ini ke Para Orang Tua
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.