KOMPAS.com - Supermarket identik dengan suasana ramai dan area yang terang. Namun, apa jadinya jika ditemukan mayat di belakang kulkas-kulkas yang berjajar di supermarket?
Inilah kisah yang nyata terjadi di Amerika Serikat.
Larry Ely Murillo-Moncada, seorang pekerja supermarket yang ditemukan meninggal dunia di tempatnya bekerja.
Tragisnya, mayat Murillo-Moncada baru ditemukan 10 tahun kemudian.
Baca juga: Laporkan Kasus Bocah Hilang dengan Masuk ke Sungai, Jurnalis Ini Tak Sengaja Injak Mayat Korban
Bagaimana kisahnya?
Kabur dan istirahat di toko
Dilansir dari People (22/7/2019), kisah tragis ini bermula pada tahun 2009.
Murillo-Moncada, yang saat itu berusia 25 tahun, dilaporkan hilang oleh orangtuanya pada 28 November 2009.
Orangtuanya bercerita, Murillo-Moncada meninggalkan rumah dalam kondisi emosional dan tanpa membawa barang apapun.
"Saat itu sedang badai salju. Dia pergi tanpa sepatu, tanpa kaus kaki, tanpa kunci, tanpa mobil," ujar Sersan Brandon Danielson dari Kepolisian Council Bluffs, Iowa, Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Identitas Mayat Misterius di Inggris 12 Tahun Lalu Terungkap Berkat Teknologi DNA Terbaru
Murillo-Moncada kabur saat ia libur bekerja.
Pihak kepolisian menduga Murillo-Moncada masuk ke supermarket, tempat ia bekerja.
Manajemen di No Frills mengatakan kepada outlet tersebut bahwa karyawan sering masuk dan keluar toko, meskipun tidak dijadwalkan untuk shift atau sedang libur.
Sersan Danielson menyampaikan, setibanya di supermarket, Murillo-Moncada kemudian naik ke atas lemari.
Dikutip dari CNN (23/7/2019), Sersan Danielson menyampaikan, korban naik ke atas lemari untuk beristirahat sejenak dari upayanya kabur dari rumah.
Namun, ia terjatuh ke celah sempit sedalam 3,5 meter di antara dinding dan unit freezer.
Ia menduga, lokasi tersembunyi dan suara bising mesin besar membuat teriakan Murillo-Moncada tidak terdengar, sehingga ia tak pernah ditemukan selama bertahun-tahun.
Baca juga: Konflik Kartel Narkoba di Meksiko, 20 Mayat Ditemukan Mengenaskan di Pinggir Jalan
Ditemukan petugas kontraktor
Pada 2016, supermarket itu tutup dan tubuh Murillo-Moncado masih belum ditemukan publik.
Tiga tahun kemudian, pekerja kontraktor memindahkan rak dan pendingin di bekas supermarket itu.
Petugas menemukan ada tulang manusia di balik kulkas pendingin. Ia pun melaporkan hal tersebut kepada petugas kepolisian.
Otopsi memastikan tidak ada tanda kekerasan, dan kematian Murillo-Moncada dinyatakan sebagai kecelakaan.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Sersan Danielson.
Selain itu, identitasnya dikonfirmasi melalui tes DNA dan kecocokan pakaian yang dikenakannya saat terakhir terlihat.
Polisi juga mengungkap bahwa tempat di atas pendingin itu kerap digunakan karyawan untuk beristirahat secara tidak resmi.
Baca juga: Kagetnya Petugas, Dekati Mayat Mengapung di Bawah Jembatan yang Tiba-tiba Teriak Tolong
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.