Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Brimob, Apa Tujuan Korps Elite Ini Dibentuk?

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Sejarah lahirnya Korps Brimob, apa tugasnya?
|
Editor: Muhammad Zaenuddin

KOMPAS.com - Korps Brigade Mobile (Brimob) adalah satuan elite Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas menanggulangi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat yang berintensitas tinggi.

Satuan ini didirikan pada 14 November 1946 dari cikal bakal pasukan militer Jepang Tokubetsu Kaisatsu Tai.

Organisasi bentukan pemerintah militer Jepang itu kemudian mengalami beberapa kali perubahan nama dari Tokubetsu Kaisatsu Tai menjadi Polisi Istimewa, dan akhirnya menjadi Brigade Mobile (Brimob).

Baca juga: Ramai Kode ACAB dan 1312 Seusai Rantis Brimob Lindas Driver Ojol, Apa Itu?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Sejarah singkat kelahiran Korps Brimob

Dikutip dari laman resmi Korps Brimob Polri, proses lahirnya Brimob berlangsung pada periode 1943-1944, yakni pada masa-masa pembentukan organisasi dan barisan militer yang digerakkan oleh pemerintah militer Jepang.

Saat itu pemerintah militer Jepang ingin membentuk pasukan yang dapat bergerak cepat dan memiliki mobilitas tinggi, sebagai bagian dari strategi perang Asia Timur Raya.

Inilah yang kemudian melahirkan Tokubetsu Keisatsu Tai pada April 1944. Beranggotakan polisi muda dan pemuda polisi dan didirikan di setiap Karesidenan di seluruh Jawa, Madura dan Sumatera.

Baca juga: Rantis Brimob Lindas Ojol, Permintaan Maaf Saja Dinilai Tak Cukup

Tokubetsu Keisatsu Tai memiliki persenjataan yang lebih lengkap daripada polisi biasa. Calon anggotanya pun memperoleh pendidikan serta latihan kemiliteran dari tentara Jepang.

Ketika Jepang menyerah kepada sekutu dan Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, penggemblengan Tokubetsu Keisatsu Tai pun ikut berakhir.

Dan sejak Jepang menyerah kepada sekutu, maka seluruh satuan semimiliter dan militer di Indonesia dibubarkan.

Satu-satunya kesatuan yang masih boleh memegang senjata adalah Tokubetsu Keisatsu Tai atau kemudian menjadi Polisi Istimewa (cikal bakal Kepolisian Negara Republik Indonesia).

Baca juga: Sidang Etik Berlangsung, Langkah Polri Usai 7 Brimob Ditangkap usai Lindas Ojol

Pada 21 Agustus 1945, Inspektur Polisi Tk. I. Mohammad Jasin, membacakan teks Proklamasi dari pasukan Polisi di Markas Kesatuan Polisi Istimewa.

“Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perjoeangan mempertahankan Proklamasi 17 Agoestoes 1945, dengan ini menjatakan Poelisi sebagai Poelisi Repoeblik Indonesia“.

Kemudian pada 14 November 1946 seluruh kesatuan Polisi Istimewa (Barisan Polisi Istimewa dan Pasukan Polisi Istimewa) dilebur menjadi Mobile Brigade (Mobrig) atau sekarang terkenal dengan sebutan Brigade Mobile (Brimob).

Baca juga: Demo Ojol di Mako Brimob Solo Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Tugas dan fungsi Korps Brimob

Korps Brimob Polri sebagai bagian integral Polri juga memiliki tugas pokok dan fungsi untuk menanggulangi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berkadar tinggi.

Secara umum, tugas Korps Brimob Polri antara lain:

  1. Menanggulangi dan menertibkan kerusuhan massa, kejahatan terorganisasi bersenjata api, bom, serta bahan kimia, biologi, dan radioaktif.
  2. Menjaga keamanan dalam negeri dari ancaman kejahatan yang berintensitas tinggi.
  3. Memiliki kemampuan Search and Rescue (SAR) yang digunakan dalam tugas-tugas kemanusiaan dalam membantu dan mengevakuasi korban bencana alam yang terjadi di Indonesia.
  4. Menangani kejahatan transnasional seperti, pencucian uang, penangkapan ikan secara ilegal, perdagangan manusia, dan perdagangan narkoba.

Baca juga: Ramai Insiden Ojol Dilindas Brimob, Bagaimana SOP Pengamanan Demo Sebenarnya?

Dalam tugasnya Brimob diharapkan dapat membatasi ruang gerak, melumpuhkan, menangkap para pelaku kejahatan beserta saksi dan barang bukti.

Hal itu dilakukan dengan cara membantu, melengkapi, melindungi, memperkuat, dan menggantikan satuan kepolisian yang ada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi