KOMPAS.com – Drama Korea terbaru berjudul Slowly but Intensely mulai syuting sejak 12 Januari 2025.
Drama Korea Slowly but Intensely yang dibintangi Song Hye Kyo dan Gong Yoo ini menuai perhatian.
Baca juga: 6 Drama Korea Baru Akan Rilis Januari 2025
Bukan hanya karena menampilkan dua artis ternama, tetapi juga menelan biasa fantastis mencapai 70 miliar won atau setara dengan Rp 780 miliar dengan 22 episode.
Biaya yang ditelan drama Korea Slowly but Intensely lantas membuat banyak orang bertanya berapa biaya yang dibutuhkan setiap memproduksi drakor.
Baca juga: Sinopsis dan Daftar Pemeran Drama Korea NAMIB
Berapa biaya pembuatan drama Korea?Biaya pembuatan drama Korea terbilang relatif besar dengan rata-rata menelan biaya miliaran rupiah.
Besaran biaya produksi drakor biasanya ditentukan dari jumlah episode.
Seperti dilansir South China Morning Post, biaya pembuatan drama Korea berkisar 400 juta won per episode (Rp 4,5 miliar).
Baca juga: Preview Episode 8 Drama Korea When the Phone Rings
Jika rata-rata drama Korea memiliki 16 episode, maka biaya produksi sebuah drama Korea adalah sekitar 8 miliar won (Rp 90 miliar).
Apa drama Korea dengan biaya termahal?Berdasarkan rangkuman terakhir imdb tahun 2024, terdapat sejumlah drama Korea yang masuk dalam daftar dengan biaya pembuatan termahal.
Baca juga: Lutesha Belajar Kalem di Cinta Tak Seindah Drama Korea
- Gyeongseong Creature - 70 miliar won (Rp 780 miliar)
- Moving – 65 miliar won (Rp 724 miliar)
- Queen of Tears – 56 miliar won (Rp 624 miliar)
- Arthdal Chronicles – 54 miliar won (Rp 602 miliar)
- Money Heist Korea – 45 miliar won (Rp 445 miliar)
Meski membutuhkan biaya yang besar, drama Korea juga bisa menghasilkan pemasukan yang menghidupkan industri film Korea.
Baca juga: 5 Drama Korea Terbaru yang Tayang Akhir Desember 2024
Berdasarkan data Statista, pada tahun 2022, nilai ekspor drama Korea yang disiarkan di saluran penyedia program mencapai sekitar 214,4 juta dolar AS atau setara Rp 3,5 triliun.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.