Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Perjuangan Jaja Miharja Pulih dari Sakit, Dilarang Makan Daging Kambing hingga Jalan Pagi

Baca di App
Lihat Foto
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Jaja Miharja mengalami infeksi usus yang dalam dunia medis sering disebut sebagai enterokolitis. Ini terjadi karena usus mengalami peradangan.
Penulis: Cynthia Lova
|
Editor: Ira Gita Natalia Sembiring

JAKARTA, KOMPAS.com - Seniman senior Jaja Miharja mengungkap kondisi kesehatannya yang kini berangsur membaik setelah mengalami infeksi usus dan ginjal.

“Sekarang udah mulai membaik nih. Udah 95 persen lah, ayah jalan juga bisa sebetulnya, cuma sampai situ harus berhenti. Mesti berhenti, berdiri enggak bisa lama, tapi kalau ngitung (duit) tahu,” ujar Jaja Miharja di daerah Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025).

Meski demikian, ia masih harus mematuhi sejumlah pantangan yang diberikan oleh dokter.

Baca juga: Kondisi Terkini Jaja Miharja, Sudah Pulih 95 Persen meski Masih Gunakan Kursi Roda

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Salah satunya adalah pantangannya mengonsumsi daging kambing yang menjadi favoritnya.

“Dilarangnya yang kita benci lagi, enggak boleh makan kambing kesayangan gue. Dokter bilang jangan makan kambing, dalam hati gue (kecewa),” lanjut Jaja Miharja.

Namun, Jaja mengakui sesekali dirinya tetap melanggar aturan tersebut.

Baca juga: Alasan Jaja Miharja Dapat Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo

Bahkan, Jaja menceritakan peran cucunya yang kerap ikut mengawasi asupan makanan.

“Cucu lah yang paling galak. Misalnya ayah lagi makan kacang, baru ngegarot, nengok sebentar lima menit udah enggak ada. ‘Yaya, kacang ayah mana?’ Dijawab, ‘Aku udah makan, abis’. Maksudnya biar ayah enggak makan lagi. Bandel,” ucap Jaja sambil tertawa.

Jaja juga mengaku pernah ketahuan dokter ketika diam-diam makan nasi goreng di malam hari.

Baca juga: Dapat Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo, Jaja Mihardja Langsung Jahit Jas Baru

“Waktu malam-malam kan mestinya enggak boleh makan. Ayah makan nasi goreng. Paginya ketahuan dokter. ‘Ayah makan apa nih?’ Saya bilang enggak. Ditanya lagi, ‘Yang bener, makan apa?’ Tahu dia,” ucap Jaja.

Kini, ia harus lebih banyak mengonsumsi makanan yang direbus seperti tahu, serta menghindari minyak dan gorengan.

Meski sempat bosan, ia tetap berusaha menjalani arahan dokter demi kesehatannya.

“Sekarang nih jangan makan minyak-minyak, goreng-gorengan maksudnya. Jadinya apa yang boleh nih, tahu. Tahu yang gue gedeg,” kata Jaja.

Baca juga: Jaja Miharja Kini Tak Bisa Terlalu Lama Berdiri Setelah Alami Arteri Kendur

Lebih jauh, Jaja mengatakan dirinya kini mulai berlatih berjalan setiap pagi.

“Kalau pagi ada bangku, pegangan dulu. Jalan pelan-pelan, nanti ngaso, capek. Tanjakan kalau enggak ada pegangan enggak bisa, turunan juga. Tapi kalau jalan pelan-pelan masih bisa,” ujar Jaja.

Ia pun berharap bisa segera kembali aktif berkarya.

“Doain ayah supaya sehat ya. Ayah biar bisa bakti lagi sama masyarakat, biar bisa syuting lagi. Kayaknya sih dikit lagi (bisa syuting), doain,” tutur Jaja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi