KOMPAS.com – Campuran terdiri dari beberapa jenis, dua di antaranya adalah campuran homogen dan campuran heterogen. Apa perbedaan campuran homogen dan heterogen? Berikut adalah penjelasannya!
Pengertian
Dilansir dari Chemistry LibreTexts, campuran homogen adalah campuran yang komposisinya sama di seluruh campuran.
Sedangkan, campuran heterogen adalah campuran yang komposisinya bervariasi di seluruh campurannya.
Baca juga: Perbedaan Zat Tunggal dan Campuran
Fase
Perbedaan campuran homogen dan heterogen adalah fasenya.
Dilansir dari Thought Co, campuran homogen hanya memiliki satu fase, sedangkan campuran heterogen selalu memiliki dua atau lebih fase.
Artinya, campuran homogen hanya dapat berbentuk cairan saja, padatan saja, atau gas saja.
Namun, campuran heterogen dapat memiliki komponen berupa cairan dan padatan, padatan dan gas, atau ketiganya secara bersamaan.
Baca juga: Ciri-ciri Campuran Homogen
Ukuran partikel
Perbedaan campuran homogen dan heterogen selanjutnya adalah ukuran partikelnya.
Dilansir dari The Chemistry Notes, ukuran partikel yang terdispersi dalam campuran homogen biasanya berada dalam kisaran ukuran atom dan molekul.
Sedangkan, ukuran partikel yang terdispersi dalam campuran heterogen biasanya lebih besar.
Diferensiasi
Perbedaan campuran homogen dan heterogen selanjutnya adalah komponen dalam campuran homogen tidak dapat dibedakan.
Baca juga: Contoh Campuran: Homogen, Heterogen, Suspensi, dan Koloid
Sedangkan, komponen dalam campuran heterogen dapat dengan mudah dibedakan karena ukuran partikel juga fasenya yang bervariasi.
Pemisahan
Perbedaan campuran homogen dan heterogen adalah metode pemisahannya.
Campuran homogen tidak dapat dipisahkan melalui metode pemisahan fisik yang sederhana seperti filtrasi atau penyaringan.
Sedangkan, campuran heterogen dapat dipisahkan melalui metode pemisahan fisik termasuk filtrasi.
Baca juga: 7 Cara Pemisahan Campuran
Sifat
Perbedaan campuran homogen dan heterogen adalah sifatnya
Semua bagian dalam campuran homogen memiliki sifat kimia dan sifat fisika yang sama.
Sedangkan, setiap bagian campuran heterogen dapat memiliki sifat kimia dan fisika yang berbeda.
Contoh
Contoh campuran homogen adalah larutan seperti air gula, air garam, air hujan, udara, cuka, sabun cuci piring, dan baja.
Adapun, contoh campuran heterogen adalah koloid dan suspensi seperti batu granit, sup sayuran, es dalam air, es dalam soda, tanah, saus salad, minyak dalam air, dan pasir di dalam air.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.