Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Kebiasaan Minum Ini Bisa Merusak Liver, Apa Saja?

Baca di App
Lihat Foto
Shutterstock/SvetaZi
ilustrasi liver, penyakit liver, gejala penyakit liver pada pria.
|
Editor: Rendika Ferri Kurniawan

KOMPAS.com - Liver atau hati adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh. Organ ini terletak di bawah tulang rusuk dan sisi kanan perut.

Liver berfungsi mencerna makanan dan membersihkan tubuh dari racun.

Oleh karena itu, kinerja tubuh akan sangat terganggu apabila kinerja organ yang satu ini juga kurang maksimal.

Ada beberapa aktivitas yang bisa merusak liver, termasuk kebiasaan minum.

Berikut 6 kebiasaan minum yang dapat merusak liver:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

1. Minum alkohol

Dilansir dari Eat This, liver memainkan peran penting dalam memecah alkohol. Namun, jika banyak alkohol yang masuk akan dapat menyebabkan kerusakan.

Bahkan dalam waktu singkat, hati dapat mengalami penumpukan timbunan lemak setelah minum berlebihan. Ini dapat berkembang menjadi efek yang lebih buruk dari waktu ke waktu.

2. Melewatkan minum antioksidan

Hasil sebuah penelitian menunjukkan, orang yang minum jus delima atau jeruk setiap hari selama 12 minggu mengalami peningkatan penanda fungsi hati dan kapasitas antioksidan total.

Pasalnya, jus buah khususnya jus delima dan jeruk mengandung polifenol yang dapat mengurangi oksidatif dan berperan dalam melindungi liver.

3. Minum soda ditambah gula

Dikutip dari Healthline, minuman manis merupakan cara termudah dan paling umum untuk mengonsumsi fruktosa dalam jumlah berlebihan.

Fruktosa merupakan molekul yang hanya dapat diolah oleh satu organ, yaitu hati atau liver.

Ketika Anda mengonsumsi fruktosa terlalu banyak, hati akan kelebihan beban dan mengubahnya menjadi lemak.

Beberapa lemak dikirim keluar sebagai trigliserida darah, sementara sebagian tetap berada di hati Anda. Seiring waktu, ini dapat berkontribusi pada penyakit liver.

Baca juga: 9 Gejala Penyakit Liver pada Wanita yang Pantang Disepelekan

4. Terlalu sering mengonsumsi minuman berenergi

Minuman energi sarat dengan bahan-bahan yang menjanjikan banyak energi. Tapi, terlalu sering meminum minuman ini telah dikaitkan dengan penyakit liver akut.

Bahkan dalam sebuah studi, konsumsi minuman energi berlebihan bisa menyebabkan hepatitis akut, dikutip dari Huffpost.

5. Minum susu murni bukan rendah lemak

Menurut data yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh tidak membantu hati Anda.

Sebab, lemak jenuh berlebihan akan meningkatkan akumulasi lemak dalam hati.

Satu cangkir susu murni mengandung 4,5 gram lemak jenuh, yaitu sekitar 20 persen dari kebutuhan harian orang dewasa.

Karena itu, mengganti susu murni dengan versi rendah lemak atau bebas lemak dapat membantu Anda mengurangi asupan lemak jenuh.

6. Tidak minum cukup air

Data terbaru menunjukkan, asupan air yang lebih tinggi terkait dengan risiko rendah penyakit liver non-alkohol.

Hal ini semakin menegaskan betapa besarnya dampak minum air bagi kesehatan hati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi