KOMPAS.com - Es tebu cocok dikonsumsi sebagai minuman untuk mengusir rasa haus di tengah cuaca panas.
Minuman ini terbuat dari batang tebu, bahan utama gula, yang diperas hingga menyisakan sarinya.
Sari dengan rasa manis ini kemudian disajikan dengan tambahan es, serta tambahan air perasan lemon untuk menambah kesegaran.
Bukan hanya manis dan menyegarkan, konsumsi es dari sari tebu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Pengolahannya yang relatif sederhana juga membuat kandungan nutrisi di dalamnya tetap terjaga hingga ke tangan konsumen.
Namun, seperti jenis gula tambahan, tebu biasanya dikaitkan dengan efek kesehatan negatif jika dikonsumsi berlebihan.
Lantas, seperti apa manfaat dan efek samping es tebu?
Baca juga: 5 Efek Samping Sarapan Mi Instan, Waspadai Sakit Kepala dan Mual
Manfaat es tebu untuk kesehatan
Dilansir dari laman WebMD, meski dibuat dari bahan utama gula, es tebu bukan termasuk minuman yang hanya terdiri dari gula murni.
Satu gelas minuman ini terdiri dari sekitar 70–75 persen air, 10-15 persen serat, serta 13–15 persen gula dalam bentuk sukrosa.
Dalam bentuk yang belum diolah, batang tebu merupakan sumber antioksidan fenolik dan flavonoid yang baik.
Namun, lantaran tidak diproses seperti kebanyakan minuman manis, sari tebu pun tetap mengandung vitamin dan mineral baik untuk tubuh.
Minuman ini juga mengandung elektrolit, seperti kalium, yang dapat membantu menghidrasi tubuh.
Berikut manfaat es tebu untuk kesehatan:
Baca juga: Kaya Akan Kolagen, Ini Manfaat dan Efek Samping Makan Ceker Ayam
1. Suntikan energiPunya rasa manis, es tebu yang biasa dijual di kios pinggir jalan saat musim panas dapat membantu meningkatkan energi.
Dikutip dari laman Healthifyme, gula sederhana dalam es tebu dapat dengan mudah diserap oleh tubuh.
Imbasnya, kadar gula darah kembali naik, sehingga membantu memberikan tenaga bagi tubuh untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
2. Fungsi hati meningkatMeski tidak sekaya minuman sehat lain, es tebu mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan.
Kandungan dalam minuman ini turut mendukung kesehatan organ vital, termasuk hati.
Bahkan, sebuah studi menemukan, es tebu bersifat basa, yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.
Baca juga: 4 Efek Samping Makan Kerupuk, Tinggi Kalori meski Hanya Tiga Keping
3. Bantu melawan kanker
Manfaat mengonsumsi es tebu selanjutnya, yakni membantu melawan penyakit kronis, salah satunya kanker.
Penelitian menunjukkan, kandungan polifenol dalam sari tebu memiliki aktivitas antioksidan dan antikanker yang tinggi.
Antioksidan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Jika terlalu banyak, radikal bebas dapat memicu peradangan dan penyakit penyakit kronis, seperti kanker.
Oleh karenanya, konsumsi minuman dari sari tebu murni dapat menurunkan kadar radikal bebas yang berimbas pada turunnya risiko kanker.
4. Sistem pencernaan lancarRutin mengonsumsi es tebu turut bermanfaat bagi orang dengan gangguan pencernaan lantaran membantu memperlancar saluran pencernaan.
Manfaat ini salah satunya berkat kandungan kaliumnya, yang menyeimbangkan tingkat pH di saluran cerna.
Tak hanya itu, minum es tebu juga membuat seseorang tetap terhidrasi, serta membantu proses buang air besar lebih teratur.
Konsumsi minuman ini pun membantu mencegah infeksi lambung, akibat infeksi bakteri atau virus pada sistem pencernaan.
Baca juga: Rendah Kalori, Ini 3 Efek Samping Mangga Muda yang Patut Diwaspadai
Efek samping minum es tebu
Terlepas dari manfaatnya, es tebu terbuat dari bahan utama gula yang dapat memicu efek samping jika dikonsumsi berlebihan.
Kelebihan gula sendiri dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti diabetes, obesitas, hingga penyakit jantung.
Selain kesehatan fisik, terlalu banyak asupan gula, termasuk es tebu, turut berpengaruh terhadap kesehatan mental.
Bahkan, di negara-negara dengan penduduk yang memiliki asupan gula tinggi, kerap dikaitkan dengan tingkat depresi yang tinggi.
Baca juga: Jangan Berlebihan, Ini 9 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Air Kelapa
Seperti gula tambahan lainnya, tebu juga membantu pertumbuhan bakteri di mulut, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi dan gigi berlubang.
Dikutip dari Healthline, khusus penderita diabetes, konsumsi es tebu merupakan pilihan buruk yang dapat memperparah kondisi.
Penelitian tabung reaksi terhadap ekstrak tebu menunjukkan, kandungan antioksidan dan polifenol dapat membantu sel pankreas memproduksi lebih banyak insulin.
Hormon insulin membantu mengatur gula darah agar kadarnya tidak terlalu melonjak.
Sayangnya, asupan gula yang sangat besar dapat meningkatkan kadar gula darah, yang dapat berisiko fatal untuk penderita diabetes.
Baca juga: Segarkan Tenggorokan, Blewah Punya Efek Samping yang Patut Diwaspadai
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.