KOMPAS.com - Cara anjing melihat warna dan memandang dunia disebut berbeda dengan bagaimana cara manusia melihatnya.
Penglihatan anjing terhadap warna disebut tidak sebaik penglihatan manusia, dan bahkan mereka disebut buta warna.
Seorang pecinta anjing, penulis, dan mantan penerbit majalah Dog Week, Will Judy, bahkan menyebut bahwa anjing cenderung melihat dunia luar tampak sebagai warna hitam dan abu-abu.
Benarkah demikian? Lalu, bagaimana anjing melihat warna?
Baca juga: Alasan Anjing Peliharaan Melakukan Gerakan Memutar Sebelum Berbaring
Benarkah anjing buta warna?
Dalam penelitian bertajuk Are Dogs Red–green Colour Blind? yang diterbitkan oleh PubMed Central NIH, diketahui bahwa penglihatan warna anjing bersifat dikromatik.
Penelitian dilakukan pada 21 ekor anjing domestik dengan menggunakan versi modifikasi dari tes Ishihara, tes yang biasa digunakan untuk diagnosis deuteranopia pada manusia.
Studi neurobiologis dan molekuler menunjukkan adanya penglihatan warna dikromatik pada spesies anjing, yang tampaknya mirip dengan kebutaan merah-hijau pada manusia.
Baca juga: Pukul Anjing K9 untuk Didisiplinkan, Bolehkah?
Mata manusia dan anjing terdapat perbedaan terkait dengan kerucut atau reseptor warna yang mencatat panjang gelombang cahaya.
Warna merah dan hijau memberikan apresiasi pada manusia, namun anjing dan beberapa orang buta warna, tidak memiliki kerucut merah-hijau.
Secara teknis, anjing bisa disebut buta warna. Itu bukan karena kondisi cacat pada mata seperti manusia yang mengalami buta warna, namun karena memang secara alami seperti itu.
Baca juga: Mengenal Ekspresi Puppy Eyes pada Anjing dan Alasan Mereka Melakukannya
Cara anjing melihat warna
Sejalan dengan itu, dikutip dari Britannica, anjing tidak melihat warna sekaya manusia, sebab mereka hanya memiliki dua reseptor warna (kerucut) di matanya, sedangkan manusia memiliki tiga.
Pada manusia, setiap kerucut menangkap panjang gelombang cahaya merah, hijau, dan biru-ungu. Kombinasinya membuat manusia dapat melihat berbagai macam warna.
Anjing memiliki dua reseptor warna pada mata yang hanya dapat merasakan panjang gelombang cahaya biru dan kuning.
Baca juga: Tips Memelihara Anjing untuk Pemula, Ini Beberapa Hal yang Perlu Anda Lakukan
Artinya anjing hanya dapat melihat warna dalam kombinasi biru dan kuning, karena keterbatasan reseptor warnanya.
Jika kondisi tersebut dialami manusia, maka ia akan dianggap buta warna yang dikenal sebagai dikromasi. Namun, itu adalah cara anjing melihat warna secara alami.
Selain dapat melihat warna dalam nuansa biru dan kuning, anjing juga dapat melihat nuansa abu-abu.
Baca juga: Cara Mengatasi Anjing yang Takut ke Dokter Hewan
Jika diumpamakan, saat ada mawar merah cerah, anjing cenderung melihat warna kelopaknya coklat kekuningan, dan rumput hijau terlihat lebih kering.
Sedangkan warna seperti merah, oranye, dan hijau berada di luar spektrum warna, sehingga warna-warna tersebut tidak dapat dilihat oleh anjing.
Iris atau bagian berwarna dari mata anjing, bisa berwarna cokelat, biru, dan emas. Cokelat adalah warna dominan bagi kebanyakan anjing.
Baca juga: 5 Penyebab Anjing Peliharaan Mengabaikan Panggilan Pemiliknya
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.