KOMPAS.com - Film Superman 2025 tengah menjadi sorotan karena sudah mulai tayang di Indonesia pada Rabu (9/7/2025).
Film yang disutradarai oleh James Gunn ini tidak hanya mengandalkan aksi spektakuler melainkan pada kekuatan cerita dan karakter yang relatable.
Dengan pemeran utama David Corenswet sebagai Superman, film ini berfokus pada perjuangan karakternya sebagai pahlawan super dan Clark Kent, jurnalis Daily Planet.
Baca juga: Urutan Nonton Film Mission Impossible, Terbaru The Final Reckoning
Seperti diketahui, Superman sudah menjadi ikon pahlawan super yang diadaptasi dalam berbagai film sejak pertama kali muncul di DC Comics pada 1939 dan mulai naik layar lebar sejak 1970-an.
Sepanjang sejarahnya, penggemar karakter ini telah menyaksikan berbagai versi dari Superman, dengan pemeran yang berbeda-beda.
Lantas, apa saja yang perlu diketahui tentang reboot Superman kali ini? Apa yang membuatnya berbeda dibandingkan dengan versi-versi Superman yang telah ada sebelumnya?
Apa bedanya Superman 2025 dengan film pendahulunya?
Dengan gayanya, James Gunn berhasil menghadirkan Superman 2025 dengan pendekatan yang berbeda dari film-film superhero lainnya.
Salah satu daya tarik terbesar dari film ini adalah cara Gunn mengemas cerita dengan lebih personal dan relatable.
Menurut aktris Wendell Pierce, yang Perry White pemimpin redaksi Daily Planet, mengakui pendekatan Gunn mampu membuat film ini lebih relatable.
"Superman mengajarkan kita bahwa kekuatan sejati terletak pada kemanusiaan," ujar Pierce, dikutip dari Reuters, Kamis (9/7/2025).
Setelah dirilis, film ini ternyata mampu memikat penonton yang dibuktikan dengan skor positif 88 persen di Rotten Tomatoes.
Dengan keberhasilannya mencuri hati kritikus film dari situs tersebut, Superman 2025 membuktikan bahwa kisah pahlawan super ini kembali menyentuh hati para penonton.
Keberhasilan film ini menggaet hati penonton dianggap terletak pada karakter-karakternya yang bisa diterima.
"Apa yang terbaik dari film ini adalah fokus pada karakter-karakter yang bisa diterima penonton," kata Johnny Oleksinski dari New York Post, Kamis.
Baca juga: Festival Film Cannes 2025 Larang Para Tamu Telanjang di Red Carpet
Untuk diketahui, film Superman sendiri telah dibuat sejak 1978 dengan pemeran utama yang berbeda-beda.
Bukan hanya film, karakter Clark Kent juga pernah muncul dalam serial Smallvile (2011) yang menunjukkan masa muda Superman dan persahabatannya dengan Lex Luthor.
Bagaimana kesan Corenswet sebagai Superman baru?
Aktor pemeran Superman di film ini, David Corenswet mengaku terhubung dengan karakter yang ia mainkan.
"Mengucapkan kalimat bahwa saya memerankan Superman, itu rasanya masih terdengar aneh," ungkap Corenswet.
Berdasarkan penuturan sang aktor, perannya kali ini membawa Superman ke dalam dunia internasional yang lebih kompleks.
Dalam film ini, Superman terlibat konflik politik dan musuh utamanya Lex Luthor yang diperankan oleh Nicholas Hoult.
Sebagai informasi, Corenswet mendapatkan peran utama pertamanya sebagai Superman dan menjadikan proyek ini tonggak sejarah dalam kariernya.
Baca juga: Pembantaian Dukun Santet 1998, Sejarah Kelam yang Kisahnya Kini Diangkat Menjadi Film
Berapa prediksi pendapatan Superman 2025?
Dikutip dari India Times, Kamis (9/7/2025), Superman 2025 diprediksi akan meraih debut box office internasional lebih dari 200 juta dolar AS (sekitar Rp 3,2 triliun) selama akhir pekan pembukaannya.
Angka ini mengindikasikan betapa besar antusiasme penonton untuk melihat reboot Superman di era baru DC Studios.
"Presale-nya cukup kuat, dan ulasan positif dari para kritikus memberi harapan lebih untuk film ini," kata seorang perwakilan dari Warner Bros.
Pendapatan di pasar internasional termasuk China, Brasil, dan Inggris diharapkan memberikan kontribusi besar.
Fase baru DC Studios: Apa yang diharapkan dari James Gunn?
Dengan dimulainya Superman 2025, DC Studios memasuki fase baru yang dipimpin oleh sutradara James Gunn dan Peter Safran.
Ini bukan sekadar sekuel atau reboot tanpa arah, melainkan sebuah langkah strategis yang mengembalikan nuansa segar pada franchise yang sempat kehilangan momentum.
Oleh karena itu, Gunn dan Safran berkomitmen untuk menciptakan cerita yang lebih kuat dengan pengembangan karakter yang lebih mendalam.
Perhatian Gunn terhadap perkembangan karakter ini dibuktikan oleh ucapan aktor yang pernah terlibat dengannya.
Aktor pemeran Metamorpho, Anthony Corrigan, menyatakan bahwa Gunn tidak hanya mengandalkan popularitas Superman untuk menarik audiens.
"Jika ceritanya bagus, bukan hanya karakter yang terkenal, itu akan berhasil," kata Corrigan.
Baca juga: Hollywood Sekarat, Trump Kenakan Tarif 100 Persen untuk Film Asing
Pendekatan kreatif yang matang menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan film ini.
Selain efek visualnya, Superman 2025 memperkuat cerita dengan aspek-aspek yang lebih manusiawi, yang memungkinkan penonton untuk lebih terhubung dengan karakter-karakternya.
Ini adalah bagian dari upaya Gunn untuk menjadikan Superman lebih dari sekadar pahlawan super dengan kekuatan fisik yang luar biasa, tetapi juga dengan perjuangannya dalam kehidupan pribadi sebagai Clark Kent.
Bagaimana respons terhadap film ini?
Keberhasilan Superman 2025 tidak hanya tercermin dari prediksi pendapatan yang tinggi, tetapi juga dari respons positif yang diterima film ini dari penonton dan kritikus.
Dengan skor lebih dari 80 persen di Rotten Tomatoes, film ini dipuji karena berhasil menciptakan keseimbangan antara aksi dan pengembangan karakter yang lebih terasa.
Aspek-aspek tersebut menjadikannya pilihan yang menarik bagi penggemar superhero dan penonton umum.
Dengan Superman 2025 yang berhasil menghidupkan kembali karakter ini dengan cara yang lebih menyentuh dan relatable, masa depan pahlawan super ini di layar lebar semakin cerah.
Pihak Warner Bros. berharap ini akan menjadi titik balik untuk film-film DC Studios selanjutnya seperti Supergirl dan Clayface yang juga akan digarap oleh Gunn.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.