Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benarkah Film Tanpa Dialog Bisa Sebabkan Kemampuan Komunikasi Buruk?

Baca di App
Lihat Foto
Instagram
Tangkapan layar unggahan video menyebut tayangan tanpa tanpa dialog verbal bisa sebabkan kemampuan komunikasi buruk.
|
Editor: Inten Esti Pratiwi

KOMPAS.com - Unggahan video yang menyebut tayangan tanpa dialog verbal bisa sebabkan kemampuan komunikasi buruk, viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @moody******** pada Sabtu (23/8/2025).

Melalui video tersebut, pengunggah awalnya mengutip sebuah kalimat yang menyebut komunikasinya buruk.

“Komunikasi lu jelek bgt,” tulis keterangan di video.

Kemudian setelah itu, pengunggah merujuk berbagai tayangan seperti film kartun tanpa dialog  yang ditontonnya saat masih kecil.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Film tersebut di antaranya Mr. Bean, Bernard Bear, Rabbids Invasion, Chaplin & Co, serta The Owl.

“Tontonan gue,” tulis keterangan di video.

Hingga Rabu (27/8/2025), unggahan video tersebut sudah memperoleh 127.050 likes dan ribuan komentar warganet.

Lantas, benarkah tayangan atau film tanpa dialog bisa sebabkan kemampuan komunikasi buruk?

Baca juga: Selalu Lupa Nama Orang tapi Ingat Wajahnya? Mungkin Ini Jenis Karakter Anda

Penjelasan psikolog

Psikolog dari Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Ratna Yunita Setiyani Subardjo mengonfirmasi bahwa tayangan tanpa dialog verbal bisa sebabkan kemampuan komunikasi buruk, terutama saat masih anak-anak.

“Berdasarkan penelitian, kartun bisu atau kartun yang tidak memiliki dialog verbal yang signifikan dapat berpotensi membatasi interaksi sosial anak,” kata dia kepada Kompas.com, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, anak-anak mungkin kurang terpapar pola komunikasi sehari-hari yang percakapannya dua arah atau penyelesaian konflik secara verbal.

Anak-anak juga berpotensi tidak mempelajari sebuah penyelesaian konflik melalui percakapan verbal.

“Hal ini bisa memengaruhi kemampuan anak dalam berkomunikasi dengan orang lain,” tuturnya.

Baca juga: Mengapa Ada Masyarakat yang Percaya Teori Konspirasi? Ini Penjelasan Psikolog

Setidaknya, ada dua alasan mengapa tayangan atau tontonan tanpa dialog verbal bisa berdampak pada komunikasi.

Salah satunya adalah kurangnya contoh komunikasi efektif yang diperlihatkan melalui tayangan tersebut.

“Sehingga anak mungkin tidak belajar bagaimana mengungkapkan diri atau merespons situasi sosial dengan tepat,” ujar Ratna.

Selain itu, film tanpa dialog juga akan membuat anak mengalami keterbatasan interaksi sosial.

Dia menilai bahwa anak yang terlalu sering atau menghabiskan waktunya untuk menonton tayangan seperti itu, besar kemungkinan kurang berinteraksi dengan orang lain.

“Sehingga kemampuan sosial dan komunikasinya tidak berkembang dengan baik,” ucap Ratna.

Baca juga: Sering Merasa “Pernah Mengalami” Sesuatu atau Deja Vu? Ini Penjelasan Psikolog

Apa yang perlu dilakukan?

Agar anak saat dewasa mempunyai kemampuan komunikasi yang baik, orangtua bisa melakukan sejumlah hal.

“Oorang tua dapat membantu anak mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik dan mengurangi dampak negatif dari kartun bisu,” kata Ratna.

Hal-hal yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Mengatur tontonan kartun anak

Orangtua dapat memilih kartun yang edukatif dan memiliki nilai-nilai positif, serta menentukan waktu menonton kartun yang tidak terlalu lama.

Baca juga: 5 Pola Pikir yang Bisa Merusak Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Apa Saja?

2. Membimbing anak saat menonton kartun

Orangtua dapat menjelaskan kepada anak tentang perilaku yang baik dan buruk dalam kartun, serta membantu anak memahami konteks dan nilai-nilai yang disampaikan.

3. Meningkatkan interaksi sosial

Orangtua dapat mengajak anak bermain dengan teman-teman atau melakukan aktivitas sosial lainnya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak.

4. Mengajarkan keterampilan komunikasi

Orangtua dapat mengajarkan anak keterampilan komunikasi yang efektif, seperti mengungkapkan diri, mendengarkan, dan merespons situasi sosial dengan tepat.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Orang Sulit Membuang Barang Lama Menurut Psikolog

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi