Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyebab Bau Kaki dan Cara Mudah Mengatasinya Menurut Ahli

Baca di App
Lihat Foto
shutterstock
Ilustrasi bau kaki
|
Editor: Irawan Sapto Adhi

KOMPAS.com - Seorang warganet di media sosial X membagikan pengalamannya soal bau kaki.

Ia baru menyadari masalah tersebut setelah mencium aroma tak sedap usai melepas sepatu, lalu menanyakan penyebab sekaligus cara mengatasinya.

“Guys, cara ngatasin bau kaki tuh gimana sih? Sepatu juga berpengaruh kah? Gimana cara nyucinya ya? Sender baru nyadar kalau lepas sepatu kaki sender bau, mana enggak pakai kaus kaki. Plis sarannya, apa karena sepatunya yah?” tulis akun @tany****** pada Senin (25/8/2025).

Bau kaki memang bisa dialami siapa saja. Selain mengganggu orang di sekitar, kondisi ini juga dapat menurunkan rasa percaya diri.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lantas, apa penyebab bau kaki dan bagaimana cara mengatasinya?

Baca juga: Sudah Sikat Gigi tapi Masih Bau Mulut? Ini Penyebabnya Menurut Pakar

Disebabkan bakteri dan keringat berlebih

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Fakultas Kedokteran Unika Semarang, dr. Aprilia Karen Mandagie, Sp.KK, menjelaskan bau kaki umumnya disebabkan oleh kombinasi keringat berlebih dan bakteri.

“Selain produksi keringat yang berlebih, terdapat juga bakteri yang berkembang di area tersebut,” terangnya saat dimintai informasi Kompas.com, Rabu (27/8/2025).

Menurut Aprilia, kelenjar keringat yang terlalu aktif dapat memicu pertumbuhan bakteri maupun jamur.

Kondisi ini dikenal sebagai hiperhidrosis, yakni ketika seseorang mengeluarkan keringat secara berlebihan.

Contoh pemicu hiperhidrosis, kata Aprilia, antara lain konsumsi alkohol serta makanan pedas.

Selain itu, pemakaian sepatu yang terlalu ketat dan bahan kaus kaki yang tidak menyerap keringat juga memperparah bau kaki.

Baca juga: Penelitian Ungkap Kucing Bisa Bedakan Bau Pemilik dan Orang Asing

Cara mengatasi bau kaki

Aprilia menyebut, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi bau kaki.

Berikut beberapa cara yang ia rekomendasikan:

1. Menjaga kebersihan kaki

Aprilia menyarankan kepada siapa saja, terutama yang memiliki keluhan bau kaki untuk mencuci kaki secara rutin menggunakan sabun antibakteri.

"Setelah mencuci, jangan lupa juga untuk mengeringkan kaki dengan baik, terutama pada sela-sela jari," terangnya.

Baca juga: Viral Unggahan Warga Bekasi Keluhkan Bau Gas di Malam Hari, Ini Kata PGN

2. Menggunakan bedak penyerap keringat

Aprilia menyampaikan, bedak juga dapat digunakan untuk membantu mengurangi kelembapan sehingga bakteri tidak mudah berkembang.

"Bedak dapat efektif menyerap keringat," jelasnya.

Baca juga: Tips Menghilangkan Bau Tidak Enak dari Dalam Kulkas

3. Memilih sepatu dan kaus kaki yang tepat

Lebih lanjut, ia menyarankan kepada siapa saja untuk menggunakan kaus kaki berbahan penyerap keringat dan hindari sepatu yang terlalu sempit.

"Ingat, bau kaki bisa disebabkan oleh penggunaan sepatu yang terlalu sempit dan kaus kaki dengan bahan yang tak menyerap keringat," terangnya.

Baca juga: Cara Mencegah Bau Mulut Saat Puasa, Ini Saran Dokter

4. Perawatan medis

Pada kasus hiperhidrosis yang berat, kata dia, penyuntikan botulinum toxin (botox) dapat menjadi solusi medis untuk mengurangi produksi keringat berlebih di kaki.

"Injeksi botulinum toxin sangat membantu mengatasi keringat berlebih," beber Aprilia. 

Baca juga: Ramai soal Cegah Bau Ketiak dengan Pakai Baju 100 Persen Katun atau Linen, Ini Kata Pakar Mode

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi