Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fenomena Astronomi September 2025, Ada Gerhana Bulan Total

Baca di App
Lihat Foto
iStockphoto/Mantaphoto
Ilustrasi gerhana Bulan total.
|
Editor: Inten Esti Pratiwi

KOMPAS.com - Beberapa fenomena astronomi yang menakjubkan akan menghiasi langit pada bulan September 2025.

Fenomena ini bervariasi, termasuk ekuinoks, puncak hujan meteor, gerhana Bulan total, dan gerhana Matahari sebagian.

Sebagian besar fenomena tersebut dapat teramati pada malam hari dengan mata telanjang, asalkan langit cerah tak tertutupi awan.

Lantas, apa dan kapan saja fenomena astronomi September 2025 tersebut?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Sebuah Asteroid Hampir Menghantam Bumi, Meledak di Langit Filipina

Fenomena astronomi pada September 2025

Berikut ini fenomena astronomi yang akan terjadi pada September 2025:

1. Gerhana Bulan total

Gerhana Bulan total akan terjadi pada tanggal 7 September 2025. Fenomena seperti ini terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada di posisi sejajar secara berurutan.

Selama fase total atau puncak, Bulan akan tampak berwarna merah tua yang mencolok akibat cahaya Matahari yang dibiaskan oleh atmosfer Bumi.

Dikutip dari StarWalk, kondisi tersebut membuat gerhana Bulan total juga sering dikenal sebagai “Blood Moon”.

Fenomena tersebut dapat diamati tanpa bantuan alat optik. Meski begitu, penggunaan teropong atau teleskop kecil dapat memperjelas perubahan warna halus pada permukaan Bulan.

Baca juga: Gerhana Bulan Total 7 September 2025, Bisakah Disaksikan di Indonesia?

2. Gerhana Matahari sebagian

Gerhana Matahari sebagian akan menghiasi langit dan bisa diamati dari permukaan Bumi pada 21 September 2025.

Fenomena ini terjadi saat Bulan, Matahari, dan Bumi tidak berada dalam satu garis lurus sempurna. Akibatnya, Bulan hanya menutupi sebagian piringan Matahari, tidak seluruhnya

Untuk melihat gerhana Matahari sebagian dengan aman, hindari menatap langsung. Seseorang bisa melihatnya menggunakan pantulan.

Baca juga: Astronom Temukan Bulan Baru S/2025 U1 Dekat Uranus, Butuh Pengamatan 40 Tahun

3. Ekuinoks

Ekuinoks merupakan salah satu fenomena astronomi atau langit yang terjadi pada September 2025. Fenomena ini bisa dirasakan pada 22 September 2025.

Dilansir Time and Date, ekuinoks adalah fenomena astronomi yang terjadi saat Matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa (ekuator) Bumi.

Hal tersebut menyebabkan waktu siang dan malam hampir sama panjang, meskipun tidak sempurna.

Baca juga: Kenapa Luar Angkasa Tampak Gelap meski Ada Matahari dan Miliaran Bintang?

4. Puncak hujan meteor

Ada tiga hujan meteor minor yang akan mencapai fase puncaknya sepanjang September 2025 ini.

Hujan meteor Aurigids mencapai puncaknya pada 1 September 2025. Namun, kondisi pengamatan tidak begitu menguntungkan, karena Bulan setengah terang akan tetap berada di langit sepanjang malam dan mengaburkan cahaya meteor.

Kemudian, ada puncak hujan meteor Epsilon Perseids pada 9 September 2025. Namun kondisi pengamatannya buruk.

Hal itu karena hujan meteor ini mencapai puncaknya dua hari setelah Bulan purnama, sehingga cahaya Bulan akan menghalangi pemandangan.

Setelah itu, terdapat puncak hujan meteor Daytime Sextantids pada 27 September 2025.

Sesuai namanya, hujan meteor ini terjadi pada siang hari dengan titik radiasinya dekat dengan Matahari.

Sebagian besar meteor akan terhalang oleh cahaya Matahari, tetapi seseorang masih bisa melihat beberapa di antaranya saat pagi sebelum Matahari terbit sepenuhnya.

Baca juga: Ilmuwan Berhasil Ciptakan Berlian Heksagonal dari Meteorit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi