Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beda Versi Melvina Husyanti dan Nikita Mirzani soal Uang Tutup Mulut Rp 15 Miliar

Baca di App
Lihat Foto
Hanifah Salsabila
Nikita Mirzani dalam persidangan kasus pencemaran nama baik dan TPPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2025).
|
Editor: Intan Maharani

KOMPAS.com - Persidangan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Nikita Mirzani memunculkan perbedaan keterangan yang tajam.

Sidang ini berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (28/8/2025).

Dalam persidangan ini, saksi Melvina Husyanti, pemilik Daviena Skincare, mengaku pernah diminta Rp 15 miliar oleh Nikita agar produk miliknya tidak terus diulas negatif. 

Melvina mengklaim pernyataan itu membuatnya merasa tertekan dan berusaha bernegosiasi meski tidak sanggup memenuhi jumlah yang diminta.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: BCA Buka Suara soal Pembukaan Mutasi Rekening Nikita Mirzani di Persidangan

Namun, Nikita membantah tuduhan tersebut. Ia menyebut percakapan dengan Melvina tidak bisa dianggap serius dan ia tak pernah menerima sepeser pun uang dari Melvina.

Bintang film "Comic 8" itu bahkan balik mempertanyakan inisiatif tawaran uang yang justru datang dari pihak saksi.

Lantas, bagaimana perbedaan keterangan keduanya disampaikan dalam sidang? 

Melvina tertekan karena ulasan negatif

Dalam sidang, Kamis (28/8/2025), saksi Melvina Husyanti mengaku pernah diminta uang oleh Nikita. 

Ia menilai ulasan negatif terdakwa telah menekan bisnisnya, Daviena Skincare.

"Pada saya itu diminta Rp 15 miliar, mungkin agar produk saya tidak di-review jelek," kata Melvina di ruang sidang, dikutip dari Kompas.com, Kamis (28/8/2025).

Melvina menjelaskan, dirinya pertama kali menghubungi Nikita atas saran Dokter Oky Pratama usai menerima ulasan negatif terhadap produk Daviena. 

Ia mengaku kala itu panik karena usahanya mulai terhimpit.

"Mohon maaf kalau ada salah, aku lagi kehilangan arah, Kak. Apa yang harus aku lakukan agar tidak dipojokkan lagi," kata Melvina.

Menurut penuturannya, permintaan pemerasan Rp 15 miliar tidak bisa ia penuhi. 

Ia sempat menawarkan Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar, tetapi Nikita menolak. 

"Cicil aja atau jual Ferrarinya," ujar Nikita seperti ditirukan Melvina.

Baca juga: Nikita Mirzani Ngamuk Ogah Balik ke Rutan, Ini 5 Fakta Ketegangan di Persidangan

Nikita Mirzani membantah minta Rp 15 miliar

Namun, Nikita langsung membantah keras keterangan itu di hadapan majelis hakim. 

Menurut versinya, percakapan tersebut tidak serius karena disertai emotikon.

"Tentang chat yang saya bilang katanya saya minta Rp 15 miliar. Ada emotikon ketawa, di situ tidak bisa menilai itu serius," kata Nikita Mirzani dilansir dari Kompas.com, Kamis. 

Persidangan menjadi panas ketika Nikita mencecar balik Melvina terkait tawaran uang yang disebut datang darinya.

"Waktu Anda menawarkan saya sejumlah uang Rp 3 miliar itu untuk apa? Untuk tutup mulut saya atau untuk apa?" tanya Nikita.

"Ya, agar produk saya tidak disebut-sebut lagi," sahut Melvina.

Nikita tegaskan tak terima uang dari Melvina

Nikita kemudian menegaskan, ia tidak pernah menerima sepeser pun dari Melvina. 

"Berarti itu inisiatif Anda sendiri ya? Padahal saya di sini jelas-jelas menolak keras dengan saya bilang saya tidak mau dan saya memang tidak pernah menerima uang apa pun dari Anda kan?" tegas Nikita.

Perbedaan keterangan semakin tajam ketika Melvina menyebut ada ucapan Nikita yang membuatnya merasa tertekan.

"Dari kalimat, ‘Jangan sebut saya Nikita Mirzani kalau kamu gak mau berurusan seumur hidup sama saya’. Jadi kalimat itu sangat tertanam di benak saya," ucap Melvina.

Nikita kembali menegaskan posisinya yang tidak menerima uang dari Melvina. 

"Tapi saya terima enggak uang Anda yang Anda tawari itu?" tanya Nikita lagi.

"Tidak," jawab Melvina.

Baca juga: Gaya Nikita Mirzani Ditahan Polisi, Tampil Stylish, Tebar Senyum ke Arah Wartawan

Dakwaan jaksa dan kasus sebelumnya

Dalam dakwaan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuduh Nikita melakukan serangkaian tindakan intimidasi lewat akun TikTok @nikihuruhara terhadap pemilik skincare. 

Ia menyebut produk milik Reza Gladys bisa memicu kanker kulit. 

"Kalian tahu enggak, kalian pakai bahan-bahan yang lama-lama, kalian bisa kena kanker kulit..." ujar jaksa Refina menirukan Nikita.

Reza kemudian mengaku menjadi korban uang tutup mulut. 

Lewat asisten Ismail Marzuki, Nikita disebut meminta Rp 5 miliar, meski yang diberikan hanya Rp 4 miliar.

Baca juga: Dipilih Nikita Willy untuk Melahirkan, Apa Itu Metode Water Birth dan Berapa Biayanya?

Alasan Melvina hadir sebagai saksi

Melvina sendiri mengaku hadir sebagai saksi karena merasakan motif serupa. 

"Saya bersedia karena saya merasa apa yang dialami Dokter Reza sama seperti yang saya alami karena motifnya sama, berawal dari Dokter Oky," tuturnya. 

Hingga kini, persidangan kasus pemerasan Rp15 miliar dengan terdakwa Nikita masih berlanjut, dan akan terus menyoroti bukti maupun keterangan saksi berikutnya.

(Sumber: Kompas.com/Hafizh Wahyu Darmawan | Editor: Abdul Haris Maulana) 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag
Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi